Page 56 - Modul Ajar IPS 8 Genap
P. 56

■   Devaluasi Mata Uang Rupiah

                    Pada tanggal 24 Agustus 1959, pemerintah mendevaluasi (menurunkan
                    nilai mata uang) Rp1.000 dan Rp500 menjadi Rp100 dan Rp50. Pemerintah
                    juga melakukan pembekuan terhadap semua simpanan di bank-bank yang
                    melebihi jumlah Rp25.000. Tujuan kebijakan devaluasi dan pembekuan
                    simpanan  ini  adalah  untuk  mengurangi  banyaknya  uang  yang  beredar

                    demi kepentingan perbaikan keuangan dan perekonomian negara.
                    ■   Deklarasi Ekonomi

                    Presiden Sukarno menyampaikan Deklarasi Ekonomi (Dekon) di Jakarta.
                    Dekon  merupakan  strategi  dasar  dalam  ekonomi  terpimpin.  Tujuan
                    utama Dekon adalah untuk menciptakan ekonomi nasional yang bersifat
                    demokratis  dan  bebas  dari  imperialisme  untuk  mencapai  kemajuan
                    ekonomi. Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa ekonomi Indonesia

                    berpegang pada sistem ekonomi Berdikari (Berdiri di atas kaki sendiri).
                       Kondisi ekonomi memburuk karena anggaran belanja negara setiap

                    tahunnya terus meningkat tanpa diimbangi dengan pendapatan negara
                    yang memadai. Salah satu penyebab membengkaknya anggaran belanja
                    tersebut  adalah  pembangunan  proyek-proyek  Mercusuar  yang  lebih
                    bersifat  politis.  Akibatnya,  ekonomi  semakin  terpuruk.  Harga  barang-
                    barang naik mencapai 200-300% pada tahun 1965 sehingga pemerintah

                    mengeluarkan kebijakan bahwa pecahan mata uang Rp1000 (uang lama)
                    diganti  dengan  Rp1  (uang  baru).  Penggantian  uang  lama  dengan  uang
                    baru diikuti dengan pengumuman kenaikan harga bahan bakar. Hal ini

                    menyebabkan mahasiswa dan masyarakat turun ke jalan menyuarakan Tri
                    Tuntutan Rakyat (Tritura).



                 2.  Kehidupan Ekonomi Masa Orde Baru

                 Setelah  Indonesia  mengalami  inflasi  sebelum  Orde  Baru,  maka  pada
                 masa ini, fokus program ekonomi pemerintahan lebih banyak pada upaya
                 penyelamatan ekonomi nasional, terutama inflasi, keuangan negara, dan
                 kebutuhan  pokok  rakyat.  Program  pemerintah  masa  Orde  Baru  yaitu

                 kebijakan jangka pendek dan jangka panjang. Salah satu kebijakan yang
                 terkenal pada masa itu yaitu kebijakan transmigrasi.
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61