Page 16 - BUKU SAKU KESPRO
P. 16
menyebabkan masalah reproduksi yang benar-benar mengarah
pada infertilitas sekunder, misalnya perempuan yang melahirkan
dengan operasi caesar, dapat menyebabkan jaringan parut yang
mengarah pada penyumbatan tuba. Masalah lain yang juga
berperan dalam reproduksi yaitu ovulasi tidak teratur, gangguan
pada kelenjar pituitary dan penyumbatan saluran sperma.
3. Faktor gaya hidup
Perubahan pada faktor gaya hidup juga dapat berdampak
pada kemampuan setiap pasangan untuk dapat menghamili atau
hamil lagi. Wanita dengan berat badan yang berlebihan sering
mengalami gangguan ovulasi, karena kelebihan berat badan
dapat mempengaruhi estrogen dalam tubuh dan mengurangi
kemampuan untuk hamil. Pria yang berolah raga secara
berlebihan juga dapat meningkatkan suhu tubuh mereka, yang
mempengaruhi perkembangan sperma dan penggunaan celana
dalam yang ketat juga mempengaruhi motilitas sperma (Kasdu,
2001:66).
F. FAKTOR PENYEBAB INFERTILITAS DARI SEGI
PSIKOLOGIS
Kesuburan wanita secara mutlak dipengaruhi oleh proses-
proses fisiologis dan anatomis, di mana proses fisiologis tersebut
berasal dari sekresi internal yang mempengaruhi kesuburan. Dalam
hal ini kesuburan wanita itu merupakan satu unit psikosomatis yang
selalu dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor psikis dan faktor
organis atau fisis. Kesulitan- kesulitan psikologis ini berkaitan
14

