Page 145 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 145
Hijauan dipanen pada saat pertumbuhan vegetatif menjelang
generatif, dengan cara dipotong dengan menggunakan sabit atau
alat yang lain,
Hijauan dikumpulkan, dan diangkut ke tempat dekat dengan
silo.
Sebelum dibuat silase, hijauan diangin-anginkan terlebih dahulu,
kemudian dipotong-potong (dicacah) menggunakan alat coper,
dengan ukuran 3-5 cm.
Hijauan yang telah dipotong-potong (dicacah) ditambah atau
dicampur dengan salah satu atau gabungan beberapa bahan
pengawet (seperti : tetes, dedak, menir, tepung jagung, atau
bahan pengawet lainnya) dengan perbandingan tertentu.
Kemudian diaduk / dicampur sampai rata.
Saran penggunaan bahan pengawet dengan beberapa alternatif
sebagai berikut:
o Menggunakan tetes, dengan perbandingan 3 kg tetes per 100
kg hijauan.
o Menggunakan dedak halus, dengan perbandingan 5-6 kg per
100 kg hijauan.
o Menggunakan tepung jagung, dengan perbandingan 3 kg per
100 kg hijauan
o Menggunakan menir, dengan perbandingan 3,5 kg per 100 kg
hijauan pakan ternak.
Setelah dicampur rata selanjutnya dimasukkan kantong plastik
sambil dipadatkan untuk meminimalisir sisa udara di dalam
kantong plastik. Jika perlu menggunakan alat vacum untuk
menyedot / mengisap udara yang ada di dalam plastik.
Kantong platik yang sudah berisi bahan silase dalam keadaan
padat dan relatif kedap udara, selanjutnya diikat dengan tali
133

