Page 159 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 159

meningkatkan kecernaannya sehingga bisa lebih berdaya guna sebagai
                                pakan ternak ruminansia.


                                Dalam  setiap  hijauan  termasuk  di  dalamnya  adalah  jerami  padi,

                                terdapat sellulosa dan hemisellulosa yang merupakan bagian dari serat
                                kasar hijauan. Keduanya secara kimia merupakan rantai yang panjang

                                dari  glukosa.  Ikatan  rantai  ini  cukup  kuat.  Selain  itu  mereka  juga

                                berikatan  dengan  lignin,  ikatan  inipun  lebih  kuat  dari  ikatan  diantara
                                sellulosa tadi. Semua jalinan ikatan tersebut secara keseluruhan sangat

                                tahan terhadap “serangan” enzim yang dikeluarkan oleh mikroba rumen
                                (pencernaan).  Sehingga  kandungan  sellulosa  dan  hemisellulosa,  tidak

                                dapat dicerna dan dimanfaatkan tubuh ternak sebagai energi.


                                Amoniasi  adalah  suatu  proses  pemotongan  ikatan  rantai  tadi  dan
                                membebaskan  sellulosa  dan  hemisellulosa  agar  dapat  dimanfaatkan

                                oleh tubuh ternak. Amoniak (NH3) yang berasal dari urea akan bereaksi

                                dengan  jerami  padi,  sehingga  ikatan  tadi  bisa  terlepas  dan  berganti
                                ikatan  dengan  NH3,  dan  saat  yang  sama  sellulosa  serta  hemisellulosa

                                akan terlepas dari ikatan. Dengan demikian  sifat kecernaan jerami akan

                                meningkat  dan  kadar  proteinnya  juga  meningkat  karena  NH3  yang
                                terikat akan berubah menjadi senyawa sumber protein.


                             2)  Tujuan Pembuatan Jerami Amoniasi
                                Jika  dilihat  dari  nilai  nutrisi  secara  detail,  jerami  padi  ini  mempunyai

                                kandungan  protein  4,5  –  5,5%,  lemak  1,4  -  1,7  %,  serat  kasar  31,5  –

                                46,5%, abu 19,9 – 22,9%, kalsium 0,19%, fosfor 0,1% dan BETN 27,8 –
                                39,9%. Dengan demikian karakteristik jerami padi sebagai pakan ternak

                                tergolong  hijauan  bermutu  rendah.  Selain  kandungan  nutrisinya  yang

                                rendah,  jerami  padi  juga  termasuk  pakan  hijauan  yang  sulit  dicerna
                                karena kandungan serat kasarnya tinggi sekali. Daya cerna yang rendah

                                itu terutama disebabkan oleh struktur jaringan jerami yang sudah tua.



                                                                                                        147
   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164