Page 163 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 163
6) Tahapan proses pembuatan jerami amoniasi
a) Buatlah kotak yang terbuat dari papan atau bak yang terbuat dari
tembok atau beton dengan ukuran sesuai dengan kapasitas yang
dikehendaki.
b) Kotak atau bak dibuat di bawah atap untuk menghindari sinar
matahari secara langsung maupun air hujan.
c) Alas bak dilapisi dengan plastik untuk lebih menjamin keadaan
hampa udara pada saat pembuatan amoniasi jerami.
d) Siapkan bahan – bahan yang akan digunakan.
e) Timbang /takar setiap bahan yang akan digunakan sesuai dengan
perbandingan dan jumlah jerami amoniasi yang akan dibuat.
f) Contoh bahan – bahan digunakan adalah: 4-6 kg urea untuk setiap
100 kg jerami padi, dan air secukupnya
g) Jika pembuatan dilakukan dengan cara basah, larutkan urea yang
sudah ditimbang dengan sejumlah air yang sudah disediakan
sebelumnya, untuk dipercikkan ke atas tumpukan jerami.
h) Jika pembuatan dilakukan dengan cara kering maka urea tidak perlu
dilarutkan dengan air. Urea langsung ditaburkan di atas tumpukan
jerami.
i) Jerami yang sudah siap, dicacah dengan sabit, golok atau mesin
chopper.
j) Untuk menghemat biaya bisa juga jerami amoniasi dibuat dalam
keadaan utuh (tidak perlu dicacah)
k) Hamparkan jerami lapis demi lapis pada bak yang sudah disiapkan,
kemudian dipadatkan dengan cara diinjak – injak secara bertahap.
Setiap lapis jerami diperciki larutan urea atau ditaburi urea secara
merata.
151

