Page 168 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 168

b)  Peralatan dan perlengkapan:
                                      Pencacah jerami, bisa berupa sabit, golok atau mesin chopper.

                                      Ember, untuk menampung air dan melarutkan urea dengan air

                                      Terpal plastik.
                             6)  Proses Pembuatan Jerami Fermentasi:

                                Proses  pembuatan  jerami  fermentasi  pada  dasarnya  hampir  sama

                                dengan pembuatan jerami amoniasi, dengan tahapan sebagai berikut:

                                      Buatlah  kotak  yang  terbuat  dari  papan  atau  bak  yang  terbuat

                                        dari tembok atau beton dengan ukuran sesuai dengan kapasitas

                                        yang dikehendaki.
                                      Kotak  atau  bak  dibuat  di  bawah  atap  untuk  menghindari  sinar

                                        matahari secara langsung maupun air hujan.

                                      Alas bak dilapisi dengan plastik untuk lebih menjamin keadaan
                                        hampa udara pada saat pembuatan jerami fermentasi.

                                      Siapkan bahan – bahan yang akan digunakan.

                                      Timbang    atau  takar  setiap  bahan  yang  akan  digunakan  dalam
                                        pembuatan jerami fermentasi.

                                b)  Contoh bahan – bahan digunakan adalah:

                                      Menggunakan EM4

                                      (Jerami padi 1000 kg, EM4 1 liter, tetes 1 liter, air secukupnya).
                                        Tetes dapat diganti dengan 0,5 kg gula aren.

                                      Menggunakan Starbio

                                      (Jerami  padi  1000  kg,  Starbio  /  biofeed  1  kg,  Tetes  1  liter,  air
                                        secukupnya). Tetes dapat diganti dengan 0,5 kg gula aren.

                                      Jerami yang sudah kering, setiap 1000 kg  dibutuhkan air sekitar

                                        300 – 400 liter,  diperkirakan  sampai  jerami  mengandung  air
                                        kira-kira 50 -60%.

                                c)  Jerami yang sudah siap, dicacah dengan sabit atau mesin chopper.




                                                                                                        156
   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173