Page 229 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 229
mengkonsumsi pakan yang terkontaminasi jamur. Agar bahan pakan
tidak mudah rusak dan berjamur maka kadar airnya harus rendah.
Biasanya berkisar antara 12% – 14%.
6) Tidak tercampur dengan bahan pakan lain
Bahan pakan juga sering dipalsukan, dicampur dengan bahan pakan
lain yang memiliki kualitas lebih rendah atau bahan lain yang bukan
bahan pakan. Pencampuran ini bertujuan untuk memperoleh
keuntungan yang besar. Dengan dicampur bahanlain baik bahan pakan
maupun bukan bahan pakan, maka karakteristik bahan pakan tersebut
dalam hal kandungan nutrisinya juga lebih rendah, bahkan bisa
mengganggu kesehatan ternak yang mengkonsumsinya. Dengan
kandungan nutrisi yang lebih rendah maka pakan yang dihasilkan
kualitasnya juga rendah.
Uji kualitas secara kimia dilakukan di laboratorium dengan cara analisis
kandungan nutrisi bahan pakan dan pakan serta analisis kemungkinan
adanya zat anti nutrisi di dalamnya.
Uji kualitas secara biologis dilakukan dengan cara bahan pakan atau
pakan langsung diberikan kepada ternak untuk mengetahui tingkat
palatabilitas, konsumsi pakan, konversi pakan, tingkat kecernaan, dan
performa produksi yang dihasilkan.
Pakan dengan kandungan nutrisi tinggi (berlebihan) tidak serta merta
dapat dikatakan bahwa pakan tersebut memiliki kualitas yang baik, bisa
saja kadar nutrisi yang berlebihan tersebut mengganggu metabolisme
atau kesehatan ternak. Dari aspek ekonomi, kadar protein yang tinggi
(berlebihan) berarti penambahan biaya yang sia – sia. Karena biasanya
harga pakan dipengaruhi oleh kandungan proteinnya. Semakin tinggi
kadar protein kasar dalam pakan maka harga pakan tersebut semakin
217

