Page 1340 - ATP 2024_Neat
P. 1340
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
4. Dari awal sampai akhir, cerita ini menarik. Cerita ini bersifat jenaka dan bernilai
moral baik. Si Bungkuk mengira sungai yang akan diseberangi itu dalam, padahal
sesungguhnya dangkal. Si Bedawi atau si Panjang, menyeberangkan istri si
Bungkuk dengan merayu dan ingin menjadikannya istri. Si Bungkuk yang mau
bunuh diri dengan menjatuhkan diri ke sungai, akhirnya menyadari bahwa sungai
itu dangkal. Maka si Bungkuk pun menyeberang dengan mudahnya. Si Bungkuk
mengadukan perkaranya ke Masyhudulhakk dan menyelesaikannya dengan cara
cerdik. Si Panjang mengakui kesalahannya dan istri yang cantik jelita pun
mengaku bersalah.
Keduanya pun mendapat hukuman cambuk.
5. Nilai yang terdapat di dalam hikayat itu ialah nilai kemanusiaan dan nilai sosial.
Nilai kemanusiaan tergambar dari kegiatan Masyhudulhakk membantu
menyelesaikan perkara si Bungkuk dan si Panjang. Kegiatan menolong itu
termasuk juga sebagai nilai sosial, yaitu pergaulan antarmanusia dengan cara
saling membantu.
Dalam kehidupan sehari-hari, nilai-nilai itu dapat kita temukan.
Dengan demikian, nilai itu dianggap nilai universal yang berlaku sepanjang
zaman.
(Jawaban peserta didik dianggap benar jika sama atau mendekati kunci jawaban
tersebut.)
Kegiatan Tindak Lanjut
Peserta didik dapat mencari teks hikayat lain yang ramah dan santun untuk disimak,
ditafsirkan, diapresiasi, dan dievaluasi. Peserta didik dianjurkan melakukan
pekerjaan seperti itu sebagai kegiatan mandiri.
G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan
• Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas
mencapai Capaian Pembelajaran (CP)
• Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan
peserta didik.
• Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai
ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan
atau pendalaman materi.
Remedial
• Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya
(CP) belum tuntas.
• Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas mencapai
capaian pembelajaran (CP)
Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut SMA Fase F Kelas XII

