Page 27 - Flipbook_Utami Wulandari_2100008018_Neat.
P. 27
• Berperan dalam pengaturan regulasi osmotik.
• Mencegah agar sel tidak pecah dan mempertahankan tekanan turgor.
• Sebagai pemisah antara bagian dalam dan luar sel.
• Membantu mentransfer air, gas, dan zat lainnya yang diperlukan tumbuhan.
2. Membran sel
Membran sel merupakan bagian terluar sel yang membatasi bagian dalam sel dengan
lingkungan luar. Membran sel berupa selaput selektif permeabel, artinya hanya dapat
dilalui molekul-molekul tertentu seperti glukosa, asam amino, gliserol, dan berbagai ion.
Membran sel mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut :
• Sebagai reseptor (penerima) rangsang dari luar, seperti hormon dan bahan kimia
lain, baik dari lingkungan luar maupun dari bagian lain dalam organisme itu
sendiri.
• Melindungi agar isi sel tidak keluar meninggalkan sel.
• Mengontrol zat-zat yang boleh masuk maupun keluar meninggalkan sel. Hal
inilah yang menyebabkan membran plasma bersifat semipermeabel (selektif
permeabel).
• Sebagai tempat terjadinya kegiatan biokimiawi, seperti reaksi oksidasi dan
respirasi.
Berdasarkan analisis kimiawi dapat diketahui bahwa hampir seluruh membran sel
terdiri atas lapisan protein dan lapisan lipid (lipoprotein). Membran plasma terdiri atas
dua lapisan, yaitu berupa lapisan lipid rangkap dua (lipid bilayer). Lapisan lipid disusun
oleh fosfolipid.
Bagian kepala bersifat hidrofilik (suka air), sedangkan bagian ekor bersifat hidrofobik
(tidak suka air). Lipid terdiri atas fosfolipid, glikolipid, dan sterol.
• Fosfolipid, yaitu lipid yang mengandung gugusan fosfat.
26