Page 24 - diriku modul 3.1_Neat
P. 24
Pada tahun 1979 Ibu Teresa mendapat hadiah Nobel. Saat penganugerahan, beliau
meminta agar perayaan makan malam mewah dibatalkan dan memohon agar dananya
diberikan kepada orang-orang melarat di Kalkuta. Di tahun 1980 Ibu Teresa
mendirikan rumah-rumah korban kecanduan obat, pelacur dan para wanita cacat, serta
banyak Panti asuhan dan sekolah untuk anak-anak miskin. Pada tanggal 15 Februari
1992 Princess Diana mengunjungi Ibu Teresa, melihat dan menyentuh langsung
orang-orang miskin yang dilayani Ibu Teresa. Misionaris Cinta kasih bertumbuh
diantara para awam yang mau menghayati semangat Misionaris Cinta kasih
dalam Kerabat Kerja Ibu Teresa (KKIT).
Pesan-pesan rohani Ibu Teresa
Ketika kunjungan ke Kanada, Ibu Teresa memberi pesan menolak aborsi dengan
memberikan solusi dengan mengadopsi. Dalam wawancara dengan Nodlaig
McCarthy di tahun 1974, Ibu Teresa memberi pesan rohani bahwa panggilan
hidupnya adalah kelanjutan kerinduannya pada Kristus dan panggilan untuk melayani
orang-orang termiskin, tidak dikehendaki atau diakui, dengan membawa cinta,
perdamaian dan kegembiraan.
Dalam wawancaranya dangan Tom O’Connor, Ibu Teresa memberikan pesan rohani
untuk menghormati anak yang belum terlahirkan supaya tidak terjadi aborsi. Ia juga
mendorong untuk datang dan melihat orang-orang miskin sekitar, datang dan
menyentuh mereka. Ibu Teresa memberi pesan rohani yang mengajak keluarga-
keluarga untuk membawa doa Rosario di dalam rumah, doa bersama dalam keluarga,
dan mempersembahkan keluarga kepada hati Yesus yang mahakudus. Kegembiraan,
saling mencintai dalam keluarga mendorong pengorbanan satu sama lain dan
mengajarkan untuk berdoa satu sama lain.
Kanonisasi Ibu Teresa
Dari karya-karya Ibu Teresa, keterlibatan dan pesan-pesan rohani selama hidupnya,
banyak orang-orang sederhana maupun tokoh-tokoh dunia tersentuh oleh kesucian
dan karya-karya beliau. Melalui Ibu Teresa banyak orang muda tergerak menjawab
panggilan hidup untuk membaktikan diri sepenuhnya melayani orang-orang miskin di
tengah masyarakat dan dunia.
Pada tanggal 5 September 1997, Ibu Teresa wafat di usianya yang ke-87. Tokoh-
tokoh dari seluruh penjuru dunia ikut memberikan penghormatan terakhirnya. Ibu
Teresa dari Kalkuta meninggalkan karya cinta kasih, bertumbuhnya panggilan dari
orang muda dan Ordo Misionaris Cinta Kasih.
Secara umum Ordo Misionaris Cinta Kasih ini memiliki 8 cabang yaitu Suster-suster
aktif, Suster-suster Kontemplatif, Bruder-bruder aktif, Bruder bruder Kontemplatif,
20

