Page 44 - E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan_DPTSP
P. 44
e) Pengujian Daktilitas
Pengujian daktilitas merupakan prosedur pengujian untuk mengetahui.
karakteristik sifat adhesi dan kohesi aspal. Proses pengujian dilakukan dengan
mencetak aspal dalam cetakan kemudian menyimpan benda uji dalam alat
pengujian yang berisi cairan dengan berat jenis sebanding dengan berat jenis
aspal.
Gambar 18. Daktilitas Video 7. Pengujian Daktilitas
Sumber: (Prasangka F.N.,2023)
Selanjutnya, aspal yang memiliki sifat adhesi dan kohesi digunakan
sebagai bahan penyusun perkerasan jalan yang berfungsi sebagai berikut:
a. Substansi pengikat, memberikan daya dukung ikatan molekul
pencampuran aspal dan agregat.
b. Substansi pengisi, partikel agregat mengisi rongga pori-pori di
dalamnya.
Penggunaan aspal sebagai bahan pengikat melalui proses pencampuran
agregat sebelum dihamparkan (prahampar) seperti halnya lapisan beton atau
disiramkan pada lapisan agregat yang telah dipadatkan dan ditutupi dengan
agregat yang lebih halus (pascahampar). Pada proses prahampar, aspal
dicampur dengan agregat akan menyelimuti agregat meresap ke dalam pori-
pori butir agregat sedangkan dalam proses pascahampar aspal disiramkan
pada agregat yang telah dipadatkan dan kemudian ditaburi dengan butiran
agregat halus diatasnya.
30 E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan