Page 57 - E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan_DPTSP
P. 57
Kapasitas daya dukung perkerasan bergantung pada karakteristik
distribusi beban lapis perkerasan. Apabila perkerasan aspal memiliki kekakuan
yang tinggi, itu dapat bertindak seperti perkerasan kaku dan kelelahan pada
permukaannya atau bagian lain. Perancangan perkerasan lentur didasarkan
pada kombinasi teori elastis dan pengalaman. Teori elastis digunakan untuk
menganalisis regangan dalam setiap lapisan agar tidak terjadi defleksi secara
berlebihan. Sementara itu, pengalaman digunakan untuk menentukan
parameter-parameter kinerja yang digunakan untuk memprediksi jumlah
pengulangan beban yang dapat mengakibatkan retaknya perkerasan.
Gambar 22. Manual Desain Perkerasan Jalan
Sumber:https://binamarga.pu.go.id/
Manual Desain Perkerasan menetapkan tata cara dan metode desain
dengan menggunakan pendekatan mekanistik empiris. Pendekatan ini
merujuk pada metode desain yang telah dikembangkan oleh negara-negara
berkembang untuk memprediksi kinerja struktur berdasarkan pengalaman
empiris. Dalam penyajian Manual Desain Perkerasan Jalan 2024, struktur
penyajian dirancang agar mudah dipahami pengguna, selain itu beberapa
formulasi ditambahkan dan diperbaiki untuk mengatasi masalah dan tantangan
yang ada dalam kinerja aset perbaikan jalan. Adapun beberapa parameter
E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan 43