Page 53 - E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan_DPTSP
P. 53
b) Berat jenis maksimum sebelum dipadatkan
= − ......................................... (pers.6)
= berat jenis maks sebelum dipadatkan
= kadar aspal terhadap berat beton aspal padat, %
= kadar agregat terhadap berat beton aspal, %
= berat jenis aspal
= berat jenis efektif
c) Volume rongga dalam rongga agregat campuran (VMA)
= (100 − . ) ....................... (pers.7)
= volume rongga agregat di dalam beton aspal padat
= berat jenis bulk dari beton aspla padat
= kadar agregat, % terhadap berat beton aspal padat
= berat jenis bulk agregat pembentuk aspal padat
d) Volume rongga dalam beton aspal padat (VIM)
= (100 − − ) ................... (pers.8)
= volume rongga beton aspal padat, % dari volume bulk
= berat jenis maks sebelum dipadatkan
= berat jenis bulk dari beton aspla padat
e) Volume antar rongga butir agregat yang terisi aspal (VFA)
−
= 10 .......................... (pers.9)
= volume rongga butir agregat yang terisi aspal
= volume rongga agregat di dalam beton aspal padat
= volume rongga beton aspal padat, % dari volume bulk
f) Kadar aspal terserap oleh agregat ( )
= 100 − ........................... (pers.10)
.
= kadar aspal; yang mengabsorbsi butir agregat
= berat jenis bulk agregat pembentuk aspal padat
= berat jenis efektif = berat jenis aspal
E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan 39