Page 55 - E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan_DPTSP
P. 55

Rangkuman

                           Bahan penyusun perkerasan jalan terdiri dari aspal dan agregat. Berikut

                           merupakan bahan penyusun perkerasan jalan yang digunakan:


                               1.  Aspal, digunakan sebagai bahan pengikat stabilisasi tanah dasar

                                  dan  pembentuk  lapis  perkerasan  memiliki  ragam  karakteristik

                                  yang  didasarkan  pada  penggunaannya.  Untuk  mengetahui

                                  kualitas  dari  aspal,  dilakukan  pemeriksaan  uji  laboratorium

                                  sebagai parameter kelaikan prosedur perancangan perkerasan

                                  jalan.

                               2.  Agregat,  sebagai  material  yang  terdiri  dari  mineral  sebagai

                                  bahan campuran beton, lapis pondasi aspal, dan filler. Pemilihan


                                  agregat harus mempertimbangkan ketersediaan bahan agregat
                                  di  lokasi,  jenis  konstruksi,  gradasi  ukuran  maksimum,

                                  kebersihan, daya tahan, bentuk, tekstur, dan daya lekat terhadap
                                  aspal dan berat jenisnya.
                        3.  Soal Latihan

                        Latihan soal berikut akan membantu anda memahami materi yang telah anda
                           Bahan penyusun perkerasan jalan terdiri dari aspal dan agregat. Berikut
                        pelajari sebelumnya.
                           merupakan bahan penyusun perkerasan jalan yang digunakan:


                               3.  Aspal, digunakan sebagai bahan pengikat stabilisasi tanah dasar
                                  dan  pembentuk  lapis  perkerasan  memiliki  ragam  karakteristik

                                  yang  didasarkan  pada  penggunaannya.  Untuk  mengetahui
                                  kualitas  dari  aspal,  dilakukan  pemeriksaan  uji  laboratorium

                                  sebagai parameter kelaikan prosedur perancangan perkerasan

                                  jalan.
                               4.  Agregat,  sebagai  material  yang  terdiri  dari  mineral  sebagai

                                  bahan campuran beton, lapis pondasi aspal, dan filler. Pemilihan

                                  agregat harus mempertimbangkan ketersediaan bahan agregat

                                  di  lokasi,  jenis  konstruksi,  gradasi  ukuran  maksimum,
                                  kebersihan, daya tahan, bentuk, tekstur, dan daya lekat terhadap

                                  aspal dan berat jenisnya.

                                                     E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan       41
                           Bahan penyusun perkerasan jalan terdiri dari aspal dan agregat. Berikut

                           merupakan bahan penyusun perkerasan jalan yang digunakan:
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60