Page 50 - E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan_DPTSP
P. 50

3)   Campuran Beraspal Panas

                               Campuran yang terdiri dari campuran agregat dan aspal yang dicampur

                        secara  merata.  Pada  umumnya,  pencampuran  dlakukan  pada  suhu
                        145-155°C.  Jenis  beton  aspal  yang  akan  digunakan  di  lokasi  sangat

                        bergantung pada jenis beton aspal itu sendiri. Jika perkerasan dimaksudkan

                        untuk  melayani  lalu  lintas  yang  berat,  maka  beton  aspal  yang  terbuat  dari
                        agregat campuran bergradasi akan menjadi pilihan yang tepat.. Berikut jenis

                        beton aspal campuran panas yang ada di Indonesia.

                        a)  Laston (Lapisan Aspal Beton), merupakan jenis beton aspal bergradasi

                            menerus  umumnya  digunakan  untuk  jalan  yang  mengalami  beban  lalu
                            lintas  yang  signifikan.  Laston  sering  dikenal  dengan  AC  (Asphalt

                            Concrete).  Karakteristik  yang  terpenting  dari  campuran  ini  adalah

                            stabilitas. Tebal minimum laston yakni 4-6 cm. Sesuai fungsinya, laston

                            memiliki 3 macam campuran yaitu:
                           (1) Laston sebagai lapisan aus disebut AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing

                               Course), tebal minimalnya adalah 4 cm.

                           (2) Laston sebagai lapisan pengikat, disebut AC-BC (Asphalt Concrete-
                               Base Course), tebal minimalnya adalah 5 cm.

                           (3) Laston sebagai lapisan pondasi, disebut AC-Base (Asphalt Concrete-

                               Base), tebal minimalnya adalah 6 cm.

                        b)  Lataston (Lapisan Tipis Aspal Beton), merupakan jenis beton bergradasi
                            senjang.  Lataston  sering  dikenal  dengan  HRS  (Hot  Rolled  Sheet)

                            karakteristik  yang  terpenting  dari  campuran  ini  adalah  fleksibilitas  dan

                            durabilitas. Sesuai fungsinya lataston memiliki 2 macam campuran yaitu:

                           (1) Lataston sebagai lapisan pondasi disebut HRS-WC (Hot Rolled Sheet-
                               Wearing Course). Tebal minimum HRS-WC adalah 3 cm.

                           (2) Lataston sebagai lapis pondasi disebut HRS-Base (Hot Rolled Sheet-

                               Base). Tebal minimum HRS-Base adalah 3,5 cm.









                        36        E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55