Page 52 - E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan_DPTSP
P. 52
Volume rongga yang masih tersisa setelah campuran beton aspal
dipadatkan dikenal sebagai VIM. VIM yang terlalu tinggi digunakan di tempat
di mana butir-butir agregat bergeser karena pemadatan tambahan yang
disebabkan oleh beban lalu lintas yang berulang atau di tempat di mana aspal
meleleh menjadi lunak karena suhu udara yang meningkat. Akibatnya, aspal
menjadi lebih oksidatif, yang dapat mempercepat penuaan dan menurunkan
sifat durabilitas.
Gambar menunjukkan skematis volume yang berbeda dalam campuran
beton aspal padat.
Gambar 20. Diagram Rongga Campuran Beton Aspal
Sumber: (Sukirman, 2016)
a) Berat jenis bulk aspal padat (Gmb)
= .................................... (pers. 4)
−
Nilai penyerapan air dihitung dengan menggunakan rumus persen penyerapan
atau absorbsi air beton aspal padat :
100 ........................... (pers.5)
−
−
= berat jenis bulk beton aspal padat
= berat kering perkmukaan beton aspal padat
= berat kering beton aspal padat
= berat beton aspal padat dalam air
− = volume bulk beton aspal padat, asumsi berat jenis air=1
38 E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan