Page 25 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 25
Title BARA JP DUKUNG SEMUA PIHAK BERI MASUKAN UNTUK OMNIBUS LAW CIPTA KERJA
Media Name jawapos.com
Pub. Date 02 Maret 2020
https://www.jawapos.com/nasional/politik/02/03/2020/bara-jp-dukung-sem ua-pihak-
Page/URL
beri-masukan-untuk-omnibus-law-cipta-kerja/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Viktor S. Sirait mendukung
banyak pihak untuk memberikan masukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta
Kerja. Saat ini draf omnibus law itu sudah diserahkan pemerintah kepada DPR.
Menurut Viktor, pada dasarnya RUU Cipta Kerja ini adalah niat baik pemerintah
untuk membuka lapangan kerja seluas mungkin bagi rakyat Indonesia dengan
menciptakan ekosistem investasi yang lebih nyaman dan mudah.
"Inikan masih rancangan undang-undang. Perlu duduk bersama untuk membahas
undang-undang tersebut. Tidak baik langsung antipati, lebih baik berikan masukan
sehingga undang-undang ini semaksimal mungkin bisa mengakomodir kepentingan
semua pihak," kata Viktor dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com.
Viktor mengingatkan, RUU Omnibus Lawa Cipta Kerja ini tidak bisa dilihat hanya
dari sisi kepentingan buruh atau karyawan yang sudah mendapatkan pekerjaan saat
ini. Namun yang harus dilihat juga adalah masih ada tujuh juta masyarakat
penganggguran yang kini sangat membutuhkan pekerjaan.
"Bagiamanapun pemerintah punya tanggung jawab untuk menyiapkan lapangan
pekerjaan bagi mereka yang belum mendapatkan pekerjaan," katanya.
Untuk itulah, kata Viktor, pemerintah melalui RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini
melihat perlu menyederhanakan dan memberikan kepastian hukum sehingga akan
tercipta ekosistem investasi yang baik dan nyaman, yang pada akhirnya
menciptakan lapangan kerja baru.
Menurutnya, jika tidak ada kebijakan dan paradigma yang sama antara pelaku
usaha, buruh dan pemerintah dalam merespons berbagai tantangan ke depan,
maka kita akan menghadapi ancaman, investor akan lebih memilih berinvestasi di
negara lain.
"Iklimnya tentu sangat lebih kompetitif, dan jangan sampai pemerintah kita gagal
menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat yang belum mendapat
pekerjaan saat ini," paparnya.
Page 24 of 99.

