Page 23 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 23
pihaknya mau melihat efektivitas program ini kalau dikerjakan oleh Kemenko
Perekonomian.
Saleh melanjutkan, dari sisi keadilannya akan bagaimana jika program ini hanya
untuk daerah terdampak pariwisata. Bagaimana dengan mereka yang bukan di
tempat pariwisata yang juga banyak pengangguran. Padahal, tujuan dari kartu
prakerja ini untuk orang yang belum bekerja atau baru saja di-PHK untuk
ditingkatkan keahliannya.
"Skilling, reskilling, dan upskilling. Jadi memberikan skill, menambah skill, dan
meningkatkan skill. Kita berharap ini bisa dinikmati oleh semua masyarakat,
memang tidak mungkin menyentuh semua orang karena masih 2 juta. Dan itu
tersebar di seluruh wilayah Indonesia," terang Wakil Ketua Fraksi PAN itu.
Terkait pengawasan program ini, Saleh berpandangan hal itu bisa dilakukan
berlapis, baik pengawasan internal maupun yang dilakukan oleh DPR. DPR tentu
saja akan mengawal program ini dengan berbagai fungsi yang dimiliki. Dan juga
tentu aparat penegak hukum, agar program ini tepat sasaran.
"Saya minta karena nilainya besar bisa didampingi oleh para penegak hukum supaya
nanti ini tercapai sesuai apa yang diharapkan," tandasnya.
Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima
Yudhistira menilai kebijakan percepatan itu dikeluarkan karena ada kekhawatiran
dari pemerintah terhadap lesunya sektor pariwisata karena virus korona, yang bisa
berpotensi terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran.
"Mereka kan kehilangan pendapatannya cukup tajam tuh, pelaku usaha. Jadi
langkahnya melakukan efisiensi. Jadi berdampak pada PHK. Harapannya dengan
kartu prakerja ini, mereka yang kena PHK bisa kembali terserap di pasar kerja,"
ujarnya.
Di sisi lain, dia juga menduga pemerintah melalui kebijakan ini dapat memberikan
insentif kepada para pekerja yang mungkin terkena PHK. Pasalnya, dalam program
kartu prakerja tidak hanya pelatihan yang didapat, tapi juga insentif.
"Ada arah ke sana (memberikan insentif). Pemerintah khawatir ada PHK, maka ada
stimulus ini karena kan memang ada uang jajannya juga," paparnya.
Namun, menurut dia, percepatan kartu prakerja di tiga daerah belum tentu efektif
mengatasi dampak virus korona terhadap sektor pariwisata sebab kartu prakerja
akan efektif jika di saat yang bersamaan disediakan lapangan pekerjaannya.
"Belum tentu efektif karena tujuan kartu prakerja setelah mendapatkan pelatihan
kan disalurkan kepada pasar kerja. Sementara di daerah-daerah tadi memang
bergantung pada sektor pariwisata. Kalau menurut saya kurang efektif. Kalau mau
didorong agat lebih optimal, lapangan kerjanya juga harus disediakan di luar sektor
pariwisata," tandasnya.
Page 22 of 99.

