Page 24 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 24
Bhima mengatakan agar kebijakan ini sukses memang harus dipersiapkan dua sisi,
yakni pekerja dan lapangan pekerjaannya. Tanpa dipersiapkan secara matang, maka
kebijakan ini tak akan jadi apa-apa. Dengan begitu, setelah mendapat pelatihan
maka orang yang mendapatkan kartu prakerja dapat masuk ke sektor jasa lain.
"Bisa masuk ke sektor jasa lainnya atau sektor industri atau ke pertanian. Jadi harus
dua sisi. Demand-nya disiapkan dengan insentif-insentif. Supply-nya juga dengan
tenaga kerja yang lebih berkualitas," ungkapnya.
Dia menilai akan lebih baik program ini dilakukan secara bertahap, yang tiga daerah
ini dapat dijadikan pilot project sebelum nantinya diterapkan ke daerah lain,
sehingga anggaran sebesar Rp10 triliun bisa lebih efektif pemanfaatannya.
"Nanti dilihat dulu keberhasilan dan kegagalannya di mana. Lalu dievaluasi baru
dibawa ke daerah lain sehingga anggarannya lebih efektif dan efisien. Jangan terlalu
buru-buru karena pasar kerja tidak siap mampung 2 juta orang (sasaran kartu
prakerja)," katanya.
Tidak hanya itu, dia juga menekankan pentingnya revitalisasi balai latihan kerja
(BLK), terutama BLK yang dikelola oleh pemerintah daerah yang jumlahnya ratusan.
"Itu masih banyak ditemukan ada BLK yang mesinnya baru, tapi instrukturnya tidak
cukup. Atau kualitas pelatihnya masih rendah. Itu harus disiapkan juga," ujarnya.
(Kiswondari/Dita Angga)
(ysw)
Page 23 of 99.

