Page 48 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 48
pengganti upah selama tidak bekerja, santunan kematian karena kecelakaan kerja
sebesar 48x upah, santunan cacat total hingga maksimal sebesar 56x upah, bantuan
beasiswa, hingga manfaat pendampingan dan pelatihan untuk persiapan kembali
bekerja (return to work).
Manfaat JKK semakin baik dengan terbitnya PP Nomor 82 Tahun 2019, antara lain
santunan pengganti upah selama tidak bekerja, ditingkatkan nilainya menjadi
sebesar 100% untuk 12 bulan dari sebelumnya hanya 6 bulan.
Setelah 12 bulan, seterusnya peserta akan mendapatkan pengganti upah sebesar
50% hingga sembuh.
Biaya transportasi bagi peserta yang mengalami JKK juga meningkat yaitu untuk
angkutan darat dari Rp 1 juta menjadi maksimal Rp 5 juta, angkutan laut dari Rp
1,5 juta menjadi Rp 2 juta, dan angkutan udara menjadi Rp 10 juta dari sebelumnya
Rp 2,5 juta.
Peningkatan manfaat lainnya yang sangat signifikan adalah bantuan beasiswa. Jika
sebelumnya bantuan beasiswa diberikan sebesar Rp 12 juta untuk satu orang anak,
kini menjadi maksimal sebesar Rp 174 juta untuk maksimal dua orang anak sejak
masuk taman kanak-kanak (TK) hingga anak pekerja lulus dari bangku kuliah.
"Dengan begitu kenaikan manfaat beasiswa tersebut mencapai 1.350% jika
dibandingkan dengan sebelumnya yang diharapkan pendidikan anak perserta dapat
lebih terjamin," kata Naufal.
Home Care
Pada program JKK pemerintah juga menambahkan manfaat berupa perawatan di
rumah atau home care sebesar maksimal Rp 20 juta untuk maksimal 1 tahun per
kasus.
Manfaat ini diberikan kepada peserta yang tidak memungkinkan melanjutkan
pengobatan ke rumah sakit.
Selain itu, BP Jamsostek juga menanggung biaya pemeriksaan diagnostik, yang
dimaksudkan untuk pemeriksaan dalam rangka penyelesaian kasus Penyakit Akibat
Kerja (PAK).
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan agar pengobatan dapat dilakukan
hingga tuntas.
Program JKM juga mendapatkan peningkatan manfaat yang cukup signifikan.
Selama ini manfaat program JKM yang diterima ahli waris terdiri dari santunan
kematian yang diberikan secara sekaligus dan berkala selama 24 bulan, bantuan
biaya pemakaman dan beasiswa untuk 1 orang anak dengan total manfaat sebesar
Rp 24 juta.
Page 47 of 99.

