Page 53 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 53
Daenah mengaku mendapat informasi tersebut pertama kali melalui menantunya,
Hadi Santoso (36). Hadi pada Senin (2/3/2020) pagi melihat postingan di media
sosial yang mengabarkan ada warga Tegal yang merantau di Malaysia meninggal
karena kecelakaan.
Hadi kemudian menelusurinya. Dia mendapatkan kebenaran kabar tersebut. Kakak
iparnya yang merupakan duda satu anak itu meninggal karena ditabrak mobil saat
pulang dari sebuah pengajian dan masih mengenakan baju koko dan sarung.
"Yang menabrak mau bertanggung jawab. Dan bersedia mengurus pemakaman di
Malaysia. Makanya saya ingin datang melihat ke sana," kata Daenah.
Daenah seorang janda yang sehari-hari berprofesi menjadi tukang pijat itu mengaku
ikhlas atas kepergian anak pertamanya untuk selama-lamanya. "Ikhlas dimakamkan
di sana. Kalau dipulangkan ke sini, biayanya mahal. Katanya sampai Rp 50 juta,"
kata dia.
Untuk itu, pihaknya sangat berharap ada uluran tangan dari Pemerintah Kota
(Pemkot) Tegal untuk bisa memfasilitasi keberangkatannya ke Malaysia untuk
melihat anaknya untuk terakhir kali.
"Berangkat sejak kerja sejak 2014 menjadi buruh bangunan. Kalau komunikasi
terakhir tiga minggu lalu. Terkadang sering anak saya itu mengirim uang untuk
membantu saya," pungkas Daenah.
Page 52 of 99.

