Page 19 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 19
Judul AKANKAH SISTEM KERJA HYBRID PERMANEN?
Nama Media Koran Sindo
Newstrend Pedoman Pelaksanaan Hubungan Kerja di Masa Pandemi COVID-19
Halaman/URL Pg1&2
Jurnalis sabir laluhu
Tanggal 2021-10-01 07:34:00
Ukuran 529x257mmk
Warna Warna
AD Value Rp 722.085.000
News Value Rp 7.220.850.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Satu, pelaksanaan sistem kerja dari rumah
atau WFH' dan bekerja di kantor/tempat kerja atau WFO. Dua, pelaksanaan upah dan hak-hak
pekerja/buruh lainnya. Tiga, langkah-langkah pencegahan pemutusan hubungan kerja
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Model kerja hybrid dapat menjadisolusi di
tengah Covid-19 dan pasca-Covid-19 karena model kerja ini dapat memberikan manfaat, antara
lain mengurangi risiko pekerja terpapar Covid-19, mengurangi biayaperjalanan ke kantor yang
harus dikeluarkan oleh pekerja, dan juga dapat mengurangi kemacetan
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Keuntungan dan kerugian model kerja hybrid
bagi perusahaan dan pegawai, (mesti dilihat) dari dimensi ekonomi dan manajemen, dimensi
lingkungan dan teknologi, dan dimensi sosial
positive - M Arsjad Rasjid (Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia)
Sebenarnya kebijakan pemerintah ini juga disesuaikan dengan kemampuan perusahaan itu
sendiri dalam mengatur manajemen risiko dan kesehatan di tempatnya
neutral - Joko Widodo (Presiden Republik Indonesia) Namun pemberlakuan sistem kerja dari
rumah masih terbatas untuk karyawan administrasi. Pasalnya tak semua sektor cocok dengan
sistem kerja di rumah. Misalnya sektor manufaktur yang mengharuskan pekerja hadir dalam
aktivitas produksi
positive - M Arsjad Rasjid (Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia) Jadi
sebenarnya secara prinsip, hampir beberapa perusahaan yang juga bagian dari Kadin Indonesia
sudah menerapkan sistem hybrid ini, misalnya dibidangperbankan, media, TI, dan lainnya. Bi-
dang-bidang ini sangat relevan menggunakan sistem hybrid karena lekat dengan penggunaan
teknologi digital
positive - M Arsjad Rasjid (Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia) Jika kita
melihat, maka tampak masyarakat telah menjadi pribadi yang adaptif di tengah ketidakpastia'n
pandemi dengan beradaptasi pada perubahan melalui cara-cara baru untuk menjalani aktivitas
kesehariannya
18

