Page 58 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 58

BERTEMU DUBES KOREA UNTUK INDONESIA, MENAKER UPAYAKAN PENEMPATAN
              PMI KE KOREA
              Pemerintah Indonesia terus berupaya membuka kembali penempatan Pekerja Migran Indonesia
              (PMI) ke Republik Korea. Adapun, kunci dari pembukaan kembali penempatan tersebut adalah
              pengendalian kasus penularan COVID-19, baik di Indonesia maupun di Korea.

              Dalam  pertemuan  dengan  Duta  Besar  Korea  di  Indonesia, Park  Tae-Sung,  di  Jakarta,  Kamis
              (30/9/2021),  Menteri  Ketenagakerjaan,  Ida  Fauziyah,  menyatakan  bahwa  Indonesia  memiliki
              peluang untuk menempatkan kembali PMI ke Korea. Hal ini menyusul dikeluarkannya surat dari
              Minister of Employment and Labour (MoEL) of Republic of Korea pada bulan September 2021.

              Surat tersebut memuat peluang untuk menempatkan PMI melalui skema Employment Permitt
              System (EPS) pada industri manufaktur. Total kuota mencapai 2.139 orang.

              "Mewakili  Pemerintah  Indonesia,  kami  menyampaikan  apresiasi  dan  terima  kasih  setinggi-
              tingginya kepada Pemerintah Korea, atas kerja sama yang terjalin baik selama ini, khususnya di
              bidang penempatan dan pelindungan PMI secara G to G melalui EPS sejak tahun 2008," kata
              Menaker Ida Fauziyah.

              Menaker Ida Fauziyah mengatakan, upaya penempatan kembali PMI ke Korea telah dimulai sejak
              Juli 2021, di mana pada 26 Juli 2021 lalu, pihaknya telah mengirimkan surat kepada MoEL untuk
              dapat  mempertimbangkan  pembukaan  kembali  penempatan  PMI.  Permohonan  ini
              mempertimbangkan penurunan jumlah positive rate COVID-19 di Indonesia.

              Namun demikian, pada bulan yang sama, angka positive rate naik tajam. Sehingga Pemerintah
              Korea memberlakukan kembali kebijakan selektif terhadap kedatangan WNA ke Korea.

              "Pada awal bulan September, kami telah menerima surat dari MoEL atas kuota penempatan
              sebanyak  2.139  orang  pada  tahun  2021.  Sekali  lagi  terima  kasih  kepada  Korea  yang  telah
              memberikan kesempatan penempatan ini. Ini menunjukkan ada demand dari Pemerintah Korea
              dan Indonesia pun memiliki supply PMI untuk dapat ditempatkan di Korea," lanjut Menaker Ida
              Fauziyah.

              Menaker Ida Fauziyah mengungkapkan, Korea menjadi salah satu negara tujuan penempatan
              favorit para PMI. Data penempatan PMI menunjukkan, jumlah peminat setiap tahun lebih dari
              10.000 orang PMI. Pada tahun 2019, terdapat 9.946 PMI yang lulus. Setahun berikutnya turun
              menjadi 2.422 orang PMI dan kembali menurun menjadi 2.290 pada tahun 2021.

              Dalam penanganan pandemi COVID-19, Pemerintah Indonesia juga telah melakukan tindakan
              preventif  berupa  prosedur  penempatan  PMI  di  era  adaptasi  kebiasaan  baru,  di  antaranya
              melakukan  PCR  test  sebelum  keberangkatan,  serta  melakukan  vaksinasi  COVID-19.  "Jenis
              vaksinasi yang digunakan antara lain, sinovac, Astrazaneca, Sinopharm, Moderna dan Pfizer,"
              katanya.
              Menaker Ida Fauziah menegaskan, perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia sudah sangat
              rendah  dan  Indonesia  menjadi  negara  terbaik  nomor  dua  di  Asia  Tenggara  dalam  hal
              penanganan COVID-19. Untuk itu, sudah seharusnya Pemerintah Korea dapat mengizinkan PMI
              kembali bekerja di Korea.
              "Pemerintah Indonesia akan terus berupaya keras untuk terus menurunkan jumlah positive rate
              COVID-19 di Indonesia," katanya.





                                                           57
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63