Page 44 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JANUARI 2020
P. 44
Mufida juga mengapresiasi langkah KBRI dalam meningkatkan sistem antrian
perpanjangan paspor dengan sistem online dan pelayanan perpanjangan paspor di
kilang-kilang. "Termasuk juga upaya menambah fasilitas ruang dan kuota layanan di
KBRI, bahkan dengan membuka layanan hingga 24 jam," kata Mufida.
Diketahui, KBRI di Malaysia saat ini terus memperkuat hubungan G to G antara
pemerintah Indonesia dengan Malaysia. Maka itu, Mufida berharap, nota
kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang sudah berakhir
sejak 2016, segera diperpanjang dan diperbaharui.
"Ini diharapkan bisa memperkuat bargaining position Indonesia dalam tata kelola
PMI di Malaysia sehingga para PMI lebih terlindungi hak-haknya di tempat kerjanya
masing-masing," tuturnya.
Sekadar informasi, selain berkunjung ke KBRI, Mufida juga mengadakan pertemuan
dengan Persatuan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) dan Serantau di masa reses
DPR. Dalam pertemuan tersebut, banyak aspirasi PMI disampaikan kepada Mufida.
Dari informasi yang didapatkan, PMI yang paling rentan teraniaya hak-haknya
adalah PMI sebagai Pekerja Rumah Tangga. "Di antaranya tentang percaloan yang
masih terjadi, sistem made online (SMO) yang memungkinkan perubahan visa
secara online di imigrasi Malaysia menjadi visa kerja tanpa proses dan pelibatan
pemerintahan indonesia, hingga pelaksanaan program back for good, yang banyak
menimbulkan kerugian juga jadi catatan tersendiri. Apalagi Indonesia sendiri belum
mempunyai UU perlindungan pekerja rumah tangga," pungkasnya.
Page 43 of 74.

