Page 47 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JANUARI 2020
P. 47
Title TOLAK OMNIBUS LAW, 30 RIBU BURUH BERSIAP MENYERBU DPR
Media Name rmol.id
Pub. Date 07 Januari 2020
https://politik.rmol.id/read/2020/01/07/416507/tolak-omnibus-law-30-ri bu-buruh-
Page/URL
bersiap-menyerbu-dpr
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Kelompok buruh dengan tegas menolak omnibus law ketenagakerjaan dan kenaikan
iuran peserta BPJS Kesehatan.
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bahkan telah menyerukan untuk
menggelar aksi turun ke jalan sebagai bentuk penolakan.
Presiden KSPI Said Iqbal memastikan akan menggelar aksi serentak di seluruh
Indonesia pada tanggal 20 Januari mendatang.
Untuk di Jakarta, aksi akan dipusatkan di Gedung DPR. Aksi akan bertepatan
dengan pembukaan Sidang Paripurna DPR pada awal tahun ini. Masa aksi yang
dikerahkan ke DPR ditargetkan mencapai 30 ribu buruh.
"Sedangkan di provinsi lain, aksi akan dipusatkan di kantor DPRD atau kantor
gubernur di masing-masing provinsi," kata pria yang juga menjadi Presiden Federasi
Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini kepada wartawan, Selasa (7/1).
Di provinsi, aksi akan melibatkan ribuan buruh. Mereka akan turun di Jawa Barat,
Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera
Utara, Kepuluan Riau, Aceh, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo,
Sulawesi Utara, Maluku, dan beberapa provinsi lain.
"Sebelumnya aksi ini kami rencanakan pada 16 Januari 2020. Tetapi karena pada
tanggal itu anggota DPR RI masih berada di dapil, aksi kami undur menjadi tanggal
20 Januari. Bersamaan dengan pembukaan massa sindang DPR RI di awal tahun
ini," demikian Iqbal menjelaskan.
Said Iqbal berharap DPR RI bisa mendengarkan aspirasi kaum buruh untuk menolak
pembahasan omnibus law. Sebab, menurut kajian KSPI, secara substansi, omnibus
law cenderung merugikan kaum buruh.
"Kami menilai omnibus law tidak akan meningkatkan investasi. Tetapi justru akan
menurunkan tingkat kesejahteraan kaum buruh, sehingga mereka menjadi miskin,"
tegasnya.
Page 46 of 74.

