Page 40 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JANUARI 2020
P. 40
"Sekarang pembicaraannya sudah teknis di KemenkoPerekonomian. Minggu ini
insyaallah selesai," katanya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
menyebutkan tentang adanya skema jaminan bagi karyawan yang kehilangan
pekerjaan dalam Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Airlangga menyebut skema itu
sebagai unemployment benefit atau manfaat uang tunai selama 6 bulan setelah
kehilangan pekerjaan.
"Unemployment benefit diberikan kepada mereka yang sudah ikut program
Jamsostek. Jadi, semua yang sudah ikut kepesertaan aktif sekarang ada 34 juta
orang. Selain jaminan hari tua, jaminan meninggal, nanti ditambahkan jaminan
kehilangan pekerjaan," katanya seusai rapat terbatas tentang Omnibus Law di
Istana Kepresidenan Bogor, Jumat 27 Desember 2019.
Ia mengatakan, tidak ada tambahan iuran bagi anggota ketika jaminan kehilangan
pekerjaan itu ditambahkan. Namun terkait dengan uang tunai yang diberikan
selama 6 bulan, ia belum menyebut angka pastinya.
"Nanti ditentukan," katanya.
Airlangga menyebutkan skema ini berbeda dengan kartu pra kerja. Skema kartu pra
kerja menyasar golongan yang belum memasuki pasar kerja sedangkan
unemployment benefit menyasar golongan yang sebelumnya pernah bekerja.
"Benefitnya mirip, malah terbalik. Kalau pra kerja itu training dulu baru diberikan
honor sampai dia kerja, ada waiting time. Kalau ini (unemployment benefit), sambil
waiting time diberikan dulu (uang tunai)," katanya.
Menurutnya, uang tunai itu diberikan kepada orang yang kehilangan pekerjaan
karena mereka sudah membayar iuran dan ada jaminan hari tua. "Sehingga
dikeluarkan dulu (benefitnya) untuk kehilangan pekerjaan. Support selama 6 bulan,
training, kemudian job placement lagi," ujarnya.
Airlangga menambahkan, unemployment benefit itu bisa dilakukan jika ada revisi UU
Sistem Jaminan Sosial (SJSN). Omnibus Law dikatakannya akan merevisi UU
tersebut.
"Di Undang-Undang Omnibus Law ini disiapkan untuk jaminan kerja yang terkait
dengan kehilangan pekerjaan untuk melengkapi jaminan hari tua, jaminan
kematian, dan jaminan kesehatan yang lain," katanya.
Page 39 of 74.

