Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 JANUARI 2020
P. 65

TANGIS PECAH, SANG KAKAK TAK BISA PULANGKAN JASAD ADIKNYA KE INDRAMAYU,
                Title
                               DIMAKAMKAN DI JEPANG
                Media Name     jabar.tribunnews.com
                Pub. Date      16 Januari 2020
                               https://jabar.tribunnews.com/2020/01/16/tangis-pecah-sang-kakak-tak-bi sa-
                Page/URL
                               pulangkan-jasad-adiknya-ke-indramayu-dimakamkan-di-jepang
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Negative















               Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman  TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU
               - Meninggalnya seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten  Indramayu  ,
               Ayo Sunaryo  (34) dan dimakamkan di  Jepang  membuat pihak keluarga sakit hati.

                Ayo Sunaryo merupakan warga Desa Pegagan, Kecamatan Losarang, Kabupaten
               Indramayu  . Ia meninggal karena penyakit kanker otak saat bekerja di negeri
               sakura itu.

                Kakak kandung  Ayo Sunaryo  , Cartini (50) mengatakan, sudah berusaha
               memulangkan adiknya agar bisa dimakamkan di kampung halaman.

                Ia bahkan rela menghampiri setiap tetangga untuk meminjam uang demi
               kepulangan jasad adiknya tersebut.

                Namun, nominal biaya pemulangan yang sangat besar, yakni Rp 250-300 juta
               membuatnya tidak berdaya, keluarga pun hanya bisa pasrah menerima kenyataan
               Ayo Sunaryo mesti dimakamkan di Jepang.

                 "Katanya gak bisa bu di bawa pulang, kalau ibu punya uang 250 atau 300 juta iya
               boleh dibawa pulang. Tapi saya cari uang segitu banyak dari mana," ucapnya
               kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di rumah duka, Kamis (16/1/2020).

                Cartini menceritakan,  Ayo Sunaryo  berangkat ke  Jepang  sebagai TKI melalui
               prosedur ilegal, ia berangkat menggunakan visa turis.

                Hal ini yang membuat seluruh biaya meninggalnya  Ayo Sunaryo  mesti ditanggung
               keluarga, hak tersebut pula yang membuat pemerintah tidak bisa membantu
               memulangkan jasad adiknya tersebut.

                Cartini bahkan mengaku sangat sakit hati saat melihat video-video adiknya itu saat
               masih hidup.






                                                       Page 64 of 98.
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70