Page 61 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 JANUARI 2020
P. 61

Selain itu, untuk melaksanakan tugas teknis operasional dan/atau tugas teknis
               penunjang, menurut Perpres ini, di lingkungan BP2MI dapat dibentuk Unit Pelaksana
               Teknis yang dipimpin oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis.

                "Pembentukan Unit Pelaksana Teknis ditetapkan oleh Kepala setelah mendapat
               persetujuan tertulis dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di
               bidang aparatur negara," bunyi Pasal 31 Perpres ini.

                Kepala merupakan Jabatan Pimpinan Tinggi Utama, sebut Perpres ini. Sekretaris
               Utama dan Deputi merupakan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya. Kepala Biro,
               Direktur, Kepala Pusat, dan Inspektur adalah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

                Kepala Bagian, Kepala Subdirektorat, dan Kepala Bidang merupakan Jabatan
               Administrator, dan Kepala Subbagian, Kepala Seksi, dan Kepala Subbidang
               merupakan Jabatan Pengawas.

                Perpres ini juga menyebutkan, Kepala diangkat dan diberhentikan oleh Presiden
               atas usul menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang
               ketenagakerjaan, sedangkan Sekretaris Utama dan Deputi diangkat dan
               diberhentikan oleh Presiden atas usul Kepala, dan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
               ke bawah diangkat dan diberhentikan oleh Kepala sesuai dengan ketentuan
               peraturan perundang-undangan.

                "Kepala menyampaikan laporan kepada Presiden melalui menteri yang
               menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan mengenai hasil
               pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang penempatan dan Pelindungan Pekerja
               Migran Indonesia," bunyi Pasal 38 Perpres ini.

                Ketentuan lebih lanjut mengenai tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata kerja
               BP2MI, menurut Perpres ini, diatur dengan Peraturan Badan setelah mendapat
               persetujuan dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang
               aparatur negara.


                Pada Peraturan Peralihan disebutkan, pegawai negeri sipil di lingkungan Badan
               Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia menjadi pegawai
               negeri sipil di lingkungan BP2MI.


                Selain itu, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Badan Nasional Penempatan
               dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia tetap dapat dilaksanakan sampai dengan
               ditetapkannya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran BP2MI. "Peraturan Presiden ini
               mulai berlaku pada tanggal diundangkan," bunyi Pasal 54 Peraturan Presiden Nomor
               90 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H.
               Laoly pada 31 Desember 2019..












                                                       Page 60 of 98.
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66