Page 163 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 163
Title BIMA ARYA KRITIK JOKOWI TERGESA-GESA SOAL TARGET OMNIBUS LAW
Media Name tempo.co
Pub. Date 16 Februari 2020
https://nasional.tempo.co/read/1308326/bima-arya-kritik-jokowi-tergesa -gesa-soal-
Page/URL
target-omnibus-law
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Politikus Partai Amanat Nasional yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto
mengkritik sikap Presiden Joko Widodo yang menargetkan draf omnibus law
rampung dalam 100 hari. Akibatnya, kata Bima, draf tersebut tidak selesai dengan
maksimal dan banyak poin-poin kontroversial yang dianggap merugikan masyarakat.
"Omnibus law itu semangatnya kita tangkap, tapi ketika proses berjalan kan banyak
catatan. Jadi jangan tergesa-gesa, kenapa harus ditarget 100 hari? Ini bukan main-
main, jangan sampai muncul kebijakan yang mengorbankan nilai-nilai demokrasi,"
ujar Bima usai acara diskusi di Hotel Atlet Century, Senayan, Ahad, 16 Februari
2020.
Menurut Bima banyak poin krusial yang harus dibahas lebih lanjut secara terbuka
dengan masyarakat maupun pemerintah daerah. "Pembahasannya harus lebih
transparan, partisipatif, dan inklusi. Menurut saya, sekarang ini masih agak
tertutup," ujar dia.
Sebelumnya, Jokowi menargetkan omnibus law selesai sebelum 100 hari kerja
periode pemerintahannya. Jokowi juga meminta Kapolri, Kepala BIN, Jaksa Agung,
dan juga seluruh kementerian/lembaga terkait mendekati sejumlah organisasi
masyarakat untuk memuluskan pembahasan omnibus itu. Walhasil, surat presiden
sekaligus draft omnibus law cipta lapangan kerja akan diserahkan ke Dewan
Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Rabu, 12 Februari 2020.
Namun, banyak protes dari sejumlah organisasi buruh terhadap draf omnibus yang
dinilai lebih berpihak kepada pengusaha itu. Sejumlah buruh juga menggelar
demonstrasi di depan gedung DPR seiring penyerahan draf tersebut oleh Menko
Perekonomian Airlangga Hartarto.
Page 162 of 336.

