Page 70 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 70

Title          TOLAK OMNIMBUS LAW: DAHSYAT PAK JOKOWI INGIN MISKINKAN KAUM BURUH
               Media Name     suara.com
               Pub. Date      16 Februari 2020
                              https://www.suara.com/news/2020/02/16/124253/tolak-omnimbus-law-dahsya t-pak-
               Page/URL
                              jokowi-ingin-miskinkan-kaum-buruh
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               Kaum buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI )
               secara tegas menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta
               Lapangan Kerja dibahas lebih lanjut antara DPR dengan pemerintah.

               KSPI menilai, formulasi pengupahan dalam RUU tersebut justru membuat kaum
               buruh makin miskin.

               Ketua Harian KSPI Muhammad Rusdi mengatakan, RUU Omnimbus Law Cipta
               Lapangan Kerja akan mengurangi kesejahteraan dan perlindungan kaum buruh
               Indonesia dan akan menghancurkan masa depan anak bangsa.

               "Ada poin-poin penting terkait kebijakan perburuhan yang akan dikurangi yang ini
               merupakan roh dari kebijakan perburuhan selama ini," kata Rusdi dalam Konfresi
               Pers KSPI di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta, Minggu (16/2/2020).

               Menurut Rusdi, poin-poin yang dihilangkan dalam RUU Omnimbus Law Cipta
               Lapangan Kerja adalah dengan menghilangkan upah minimum, menghilangkan
               pesangon, membebaskan buruh kontrak dan outsourcing (fleksibilitas pasar kerja),
               mempermudah masuknya tenaga kerja asing (TKA), menghilangkan jaminan sosial
               serta sanksi pidana bagi pengusaha.

               "Nasib buruh akan jauh dari kesejahteraan, pak Jokowi ingin membuat kebijakan
               upah minimum di bawah upah minimum, dahsyat pak Jokowi ingin memiskinkan
               kaum buruh Indonesia," ucap Rusdi.

               Dia menambahkan kebijakan pemerintah menerbitkan PP 78/2015 untuk menahan
               laju kenaikan upah minimum telah berdampak pada turunnya daya beli buruh dan
               masyarakat. Daya beli yang menurun, lanjut Rusdi, juga terjadi akibat dicabutnya
               berbagai macam subsidi.

               Untuk itu, dalam tuntutannya KSPI meminta agar negara harus hadir dan berpihak
               dalam melindungi kaum buruh dan masyarakat khususnya kelas menengah ke
               bawah.










                                                       Page 69 of 336.
   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75