Page 97 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 97

Title          BARU 750 PRT TERDAFTAR BPJS KETENAGAKERJAAN DI JAKARTA
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      16 Februari 2020
                              https://bisnis.tempo.co/read/1308243/baru-750-prt-terdaftar-bpjs-keten agakerjaan-di-
               Page/URL
                              jakarta
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive















               TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
               ( BPJS ) Ketenagakerjaan atau Bpjamsostek, Guntur Widjaksono mengatakan baru
               sekitar 750 orang pekerja rumah tangga yang terdaftar sebagai peserta penerima
               jaminan di DKI Jakarta. Menurut dia, angka itu masih jauh dari data seluruh PRT di
               Jakarta yang sekitar 4 ribu orang.

               "Karena itu perlu sosialisasi, meningkatkan kesadaran manfaat, kemudian juga
               skema pembayaran," kata Guntur di gedung Perkumpulan Keluarga Berencana
               Indonesia, Jakarta, Ahad, 16 Februari 2020.

               Untuk skema premi, kata dia, juga perlu dibahas bersama agar lebih simpel dan
               mudah. Selain itu untuk menggaet para PRT, kata dia, Bpjamsostek juga akan
               bekerjasama dengan agen-agen penyalur atau asosiasi PRT.

               "Kita sudah minta di cabang-cabang melakukan itu, tapi kalau regulasi dari luar
               memperkuat seperti undang-undang, bisa lebih gencar lagi," ujarnya.

               Di lokasi yang sama Deputi Direktur Bidang Perluasan Kepesertaan Bpjamsostek,
               Cotta Sembiring mengatakan di seluruh Indonesia ada sekitar 4 juta PRT.

               Dia menargetkan untuk di Jakarta bisa bergabung 50 persen tahun ini. "Target kita
               semua 4000 ribu itu tergabung di DKI. Tapi setidak-tidaknya minimal 50 persen bisa
               kita akuisisi," ujar Cotta.

               Dia menurutkan 75 persen dari 750 sekian yang terdaftar di Jakarta melakukan
               pembayaran atas diri sendiri. Sedangkan 25 persen dibayar majikan.

               Karena itu, menurut dia akanya perlu undang-undang agar diwajibkan setiap
               pemberi kerja atau majikan otomatis memasukan PRT ke BPJS Ketenagakerjaan dan
               Kesehatan.

               "Saya berpikiran 4.000 itu hanya data sementara. Kalau kita hitung total lagi yang
               mempekerjakan PRT di Jakarta jangan-jangan bisa tiga kali lipat dari itu," ujar dia.



                                                       Page 96 of 336.
   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102