Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2019
P. 63
Title KORBAN PHK IKUTI PELATIHAN VOKASI SEBAGAI BEKAL KEMBALI KERJA
Media Name pikiran-rakyat.com
Pub. Date 18 November 2019
https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2019/11/18/korban-phk-ikuti- pelatihan-
Page/URL
vokasi-sebagai-bekal-kembali-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sebanyak 120 tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) mendapat
pelatihan vokasi atau pelatihan kejuruan di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan
dan Transmigrasi Karawang.
Program serupa di Kota Bekasi diikuti 50 orang. Hal itu dilakukan agar mereka secepatnya
bisa mendapatkan pekerjaan lagi.
"Hal ini merupakan terobosan kami, supaya korban PHK tidak menjadi pengangguran.
Mereka didik lagi selama lebih kurang satu bulan," ujar Kepala Disnakertrans Karawang,
Ahmad Suroto, Senin, 18 November 2019.
Menurut dia, program tersebut dikerjasamakan dengan pihak Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan setempat. Dengan demikian peserta pelatihan
vokasi tidak perlu mengeluarkan biaya kerena sudah ditanggung BPJS KT.
Menurut Suroto, jumlah tenaga kerja korban PHK mencapai ribuan orang. Pada umumnya
mereka sulit mendapatkan pekerjaan baru karena terbentur usia dan keahlian kerja (skill).
Melalui program pelatihan vokasi itu, para korban PHK kembali mendapatkan peluang kerja
di wilayah Karawang.
Ada 6 jurusan yang bisa diikuti para peserta yakni jurusan manufaktur, otomotif, garmen,
teknik mengelas AC Split, teknik informatika, dan multimedia. "Semua korban PHK boleh
mengikuti program ini, tak terkecuali mereka yang sudah berumur 40 tahun," katanya.
Disebutkan, hingga saat ini sudah ada 300 korban PHK yang mendaftar. Hanya saja,
pelatihannya tidak bisa dilakukan sekaligus, tapi akan dijalankan secara bertahap.
Para peserta yang mengikuti pelatihan saat ini adalah korban PHK tahun 2015 dan 2016
lalu. Mereka sudah dua tahun menganggur karena kalah bersaing saat melamar ke
perusahaan yang baru.
Setelah selesai mengikuti pendidikan, mereka akan diberi sertifikat kompeten dan bisa
ditempatkan di perusahaan-perusahaan yang baru, khususnya perusahaan di bidang tekstil
alas kaki yang saat ini sedang berkembang.
"Ada beberapa perusahaan yang sudah siap menampung mereka, contohnya perusahaan di
Kawasan Industeri Artha Graha Karawang yang membutuhkan sedikitnya 1000 pekerja.
Perusahaan itu membutuhkan tenaga-tenaga yang punya keterampilan di bidang mesin
jahit sewing atau alas kaki," kata Suroto.
Page 62 of 101.

