Page 215 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 215
Title HIPMI SEBUT KORBAN PHK BUTUH JAMINAN KERJA USAI COVID-19
Media Name antaranews.com
Pub. Date 12 Mei 2020
https://www.antaranews.com/berita/1486572/hipmi-sebut-korban-phk-butuh -jaminan-
Page/URL
kerja-usai-covid-19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Soal Program Kartu Prakerja, seharusnya pemerintah melibatkan kita (pengusaha)
Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyebut korban
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) membutuhkan jaminan bisa bekerja kembali
kelak saat COVID-19 berakhir, yang sayangnya tidak bisa diperoleh dalam Program
Kartu Prakerja.
Oleh karena itu, Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan Badan
Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Sari Pramono dalam keterangan di Jakarta, Selasa,
menyarankan adanya pelibatan dunia usaha dan pekerja dalam penyusunan
program tersebut.
"Soal Program Kartu Prakerja, seharusnya pemerintah melibatkan kita
(pengusaha)," katanya. Menurut Sari, pelibatan dunia usaha diperlukan untuk
memberi masukan terkait keterampilan pekerja yang dibutuhkan.
"Meskipun keterampilan pekerja meningkat lewat Program Kartu Prakerja, jika
kompetensi itu tidak sesuai dengan yang kebutuhan pelaku usaha, pekerja tidak
akan terserap," ucapnya. Sari menambahkan, tidak ada hubungan dan kesesuaian
program tersebut dengan dunia usaha, terutama di tengah kondisi ekonomi yang
saat ini sedang terpukul. Oleh karena itu, penggodokan berbagai program dan
kebijakan pemerintah seharusnya melibatkan masukan pekerja.
"Dengan demikian, kebutuhan pekerja bisa diidentifikasi dengan lebih tepat,"
katanya.
Lebih lanjut, Sari menilai, kucuran senilai Rp1 juta untuk penerima Program Kartu
Prakerja yang dialokasikan untuk pelatihan online seharusnya bisa diisi dengan hal
yang lebih bermanfaat, misalnya uang tunai kepada korban PHK di tengah situasi
darurat COVID-19.
"Biaya pelatihan sebesar Rp1 juta harus lebih ada manfaat misalkan langsung kasih
sembako ataupun pelatihannya harus bermanfaat. Dan calon pekerja tersebut harus
sesuai kebutuhan perusahaan yang merekrut, jadi semua pemangku kepentingan
pengusaha harus dilibatkan," katanya.
Pewarta: Ade irma Junida Editor: Ahmad Wijaya COPYRIGHT (c)2020 .
Page 214 of 353.

