Page 213 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 213

Title          MENAKER: THR WAJIB DIBAYARKAN H-7 LEBARAN
               Media Name     tribunnews.com
               Pub. Date      12 Mei 2020
                              https://www.tribunnews.com/kilas-kementerian/2020/05/12/menaker-thr-wa jib-
               Page/URL
                              dibayarkan-h-7-lebaran
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Jelang perayaan Hari Raya Idulfitri tahun 2020, Menteri Ketenagakerjaan, Ida
               Fauziyah mengingatkan para pengusaha untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya
               (THR) Keagamaan tepat waktu.

               "THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh
               pengusaha kepada pekerja/buruh, paling lambat 7 hari sebelum hari raya
               keagamaan," kata Menaker Ida Fauziyah saat berkoordinasi dengan Kepala Disnaker
               Se-Indonesia melalui sambungan video di Jakarta, hari Senin (11/5/2020).

               THR Keagamaan sendiri diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor
               6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh Di
               Perusahaan.

               Permenaker ini merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 78
               Tahun 2015 tentang Pengupahan.

               "Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh
               dikenai denda, sedangkan pengusaha yang tidak membayar THR dapat dikenai
               sanksi administratif hingga penghentian sebagian usaha," jelas Menaker.

               Sebelumnya, Kemnaker juga telah menerbitkan Surat Edaran Menteri
               Ketenagakerjaan RI Nomor: M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian
               THR Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Covid-19
               (selanjutnya disebut SE THR).

               Melalui SE ini, para Gubernur seluruh Indonesia diminta untuk memastikan
               perusahaan membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh sesuai ketentuan
               peraturan perundang-undangan.

               "Semangat surat edaran ini memang mendorong dialog untuk mencapai
               kesepakatan antara pengusaha dan pekerja, bila ada pengusaha yang tak mampu
               membayar THR, tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR
               Keagamaan," ujar Menaker.


               Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh
               dikenai denda sebesar 5%. Denda ini dikelola dan dipergunakan untuk






                                                      Page 212 of 353.
   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217   218