Page 259 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 259

Title          2 PILIHAN BAGI KORBAN PHK: JADI PENGANGGURAN ATAU BERALIH KE SEKTOR INFORMAL
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      12 Mei 2020
                              https://www.liputan6.com/bisnis/read/4251876/2-pilihan-bagi-korban-phk -jadi-
               Page/URL
                              pengangguran-atau-beralih-ke-sektor-informal
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive















               Tim Pakar Ekonomi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Beta Yulianita
               Gitaharie mengatakan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) memiliki dua
               pilihan. Menjadi pengangguran atau beralih profesi ke sektor informal.

               "Ketika mereka kena PHK, mereka punya dua pilihan, bisa menganggur atau mereka
               harus bergeser ke sektor informal," kata Beti dalam Talkshow bertajuk 'Update Tim
               Pakar: Penanganan Covid-19 - Respon dan Transformasi', di Graha BNPB, Jakarta
               Timur, Selasa (12/5). Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan hingga 20
               April 2020 tercatat 2 juta tenaga kerja mengalami pemutusan hubungan kerja
               (PHK). Sebanyak 62 persen dari jumlah tersebut merupakan tenaga kerja di sektor
               formal. Sementara 26 persen lainnya berasal dari sektor informal dan UMKM.


               Tak hanya itu, berdasarkan data yang dikeluarkan Kamar Dagang dan Industri
               Indonesia (Kadin), jumlah korban PHK dari sektor formal bertambah jadi 6 juta
               orang. Beti menyebutkan situasi pandemi yang belum diketahui akhirnya ini sangat
               tidak menguntungkan. Terutama bagi mereka yang mengalami PHK. Pilihan beralih
               ke sektor informal juga dianggap tidak mudah. Mereka tetap akan berhadapan
               dengan kebutuhan sehari-hari yang perlu dipenuhi.

               "Apapun pilihannya mereka tetap harus memenuhi kebutuhan," kata Beti.

               Bisa Tetap Beraktivitas

               Beti menilai, masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan catatan disiplin dalam
               melakukan protokol pencegahan Covid-19. Menggunakan masker, menjaga jarak,
               menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan
               badan dan lingkungan. Termasuk menjaga imunitas dan rajin berolahraga. Situasi
               pandemi ini Beti menyebutnya new normal. Sebab semua aktivitas dikerjakan dari
               rumah. Mulai dari bekerja, belajar, hingga beribadah dari rumah. Kondisi ini juga
               menuntut masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat.


               "Jadi memang situasi new normal ini selain bekerja dari rumah juga membawa kita
               pada pola hidup sehat dan bersih," kata Beti mengakhiri.





                                                      Page 258 of 353.
   254   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264