Page 264 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 264

Title          PERUSAHAAN SEHAT TAPI TELAT BAYAR THR, SIAP-SIAP DIDENDA!
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      12 Mei 2020
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5011787/perusahaan-s ehat-tapi-telat-
               Page/URL
                              bayar-thr-siap-siap-didenda
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memberi kelonggaran bagi
               perusahaan yang kesulitan membayar THR di tengah pandemi COVID-19. Mereka
               diperbolehkan mencicil atau menundanya asal ada kesepakatan bersama para
               pekerja atau buruh.

               Namun perusahaan yang masih mampu membayar THR, wajib memberikannya
               kepada pekerja paling lambat 7 hari sebelum Lebaran.


               "THR keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh
               pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lambat 7 hari sebelum hari raya
               keagamaan," kata dia dalam telekonferensi dengan wartawan, Selasa (12/5/2020).

               Jika perusahaan yang kondisi keuangannya masih sehat tapi telat membayar THR
               maka akan dikenakan sanksi.


               "Pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan kepada pekerja atau buruh
               dikenakan denda 5% yang dikelola dan dipergunakan untuk kesejahteraan pekerja
               atau buruh, serta tidak menghilangkan kewajiban perusahaan untuk tetap
               membayar THR keagamaan kepada pekerja atau buruh," jelasnya.

               Denda tersebut diatur di dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 6 tahun 2016
               tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.


               BAB IV dalam peraturan tersebut, menjelaskan denda dan sanksi administratif. Pasal
               10 berbunyi: pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan kepada
               pekerja/buruh sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (4) dikenai denda sebesar
               5% dari total THR keagamaan yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu
               kewajiban pengusaha untuk membayar.

               "Kita ketahui bersama amanat Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang
               Pengupahan junto Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang
               Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja Atau Buruh di Perusahaan
               mengamanatkan bahwa pengusaha wajib memberikan THR keagamaan,"
               tambahnya.








                                                      Page 263 of 353.
   259   260   261   262   263   264   265   266   267   268   269