Page 268 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 268
Title APINDO: 60 PERSEN PERUSAHAAN DI SULSEL TAK MAMPU BAYAR THR
Media Name fajar.co.id
Pub. Date 12 Mei 2020
https://fajar.co.id/2020/05/12/apindo-60-persen-perusahaan-di-sulsel-t ak-mampu-bayar-
Page/URL
thr/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengingatkan para pengusaha untuk
membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan kepada pegawai paling
lambat H-7 lebaran.
Sebelumnya, Kemnaker juga telah menerbitkan Surat Edaran Menteri
Ketenagakerjaan RI Nomor: M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian
THR Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Covid-19.
SE THR ini mendorong dialog untuk mencapai kesepakatan antara pengusaha dan
pekerja, bila ada pengusaha yang tak mampu membayar THR, tidak menghilangkan
kewajiban pengusaha untuk membayar THR Keagamaan.
Namun boleh menunda/mencicil pencairan THR melalui kesepakatan dengan
pegawainya.
Sekretaris Apindo Sulsel, Yusran Ib Hernald menuturkan dampak Covid-19 terhadap
dunia usaha begitu dahsyat. Situasi pandemi corona telah merontokkan ekonomi
termasuk di Sulsel.
Peringatan Menaker Ida Fauziyah terkait THR tahun ini telah diatur dalam SE THR.
Di Sulsel, beberapa pengusaha yang tidak terkena dampak Covid-19 mampu
melakukan pembayaran THR.
"Beberapa pengusaha yang tidak terkena dampak Covid-19 sudah ada beberapa
perusahaan melakukan pembayaran THR tapi beberapa perusahaan yang terkena
imbas covid-19 akan menyesuaikan kondisi kemampuan usahanya," jelas Yusran Ib
Hernald saat dihubungi fajar.co.id, Selasa (12/5/2020).
Ia membeberkan, sekitar 60 persen perusahaan di Sulsel tidak mampu membayar
THR kepada pegawai pada Idul Fitri tahun 2020. Namun sesuai SE Kemenaker yang
memberi kesempatan untuk dicicil atau ditunda pembayarannya, maka perusahaan
tersebut tetap akan memenuhi tanggung jawabnya tahun ini juga.
Page 267 of 353.

