Page 265 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 265

Title          SYARAT KETAT BAGI PERUSAHAAN MAU CICIL ATAU TUNDA THR
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      12 Mei 2020
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5011887/syarat-ketat -bagi-
               Page/URL
                              perusahaan-mau-cicil-atau-tunda-thr
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Perusahaan yang sedang kesulitan di tengah pandemi COVID-19 diperbolehkan
               mencicil atau menunda pembayaran THR kepada pekerjanya. Namun ada beberapa
               hal yang harus dipenuhi agar hal itu bisa dilakukan.

               Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan, pertama harus ada
               kesepakatan antara pengusaha dan pekerja bahwa pembayaran THR akan dicicil
               atau ditunda. Perusahaan juga harus transparan menyampaikan kondisi
               keuangannya kepada pekerja.


               "Proses dialog tersebut dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi atau atas dasar
               laporan keuangan internal perusahaan yang dilakukan secara transparan, ada itikad
               baik untuk mencapai kesepakatan. Jadi saya ingin katakan ini adalah dialog
               rembukan yang dilakukan antara pengusaha dengan buruh, bukan perundingan,"
               kata dia dalam telekonferensi dengan wartawan, Selasa (12/5/2020).

               Bila perusahaan tidak mampu membayar THR sama sekali pada waktu yang
               ditentukan sesuai peraturan perundang-undangan, dia menjelaskan pembayaran
               THR dapat dilakukan penundaan sampai jangka waktu tertentu yang disepakati
               antara pengusaha dan pekerja.

               "Dialog juga berisi tentang waktu dan cara pengenaan denda jika terjadi
               keterlambatan pembayaran THR keagamaan sesuai dengan kesepakatan yang
               dibangun," sebutnya.

               Perusahaan yang tidak mampu melaksanakan pembayaran THR keagamaan sesuai
               ketentuan peraturan perundang-undangan harus membuat kesepakatan dengan
               pekerja dan harus membuat perjanjian tertulis.

               Jika tidak ada perjanjian secara tertulis antara perusahaan dan pekerja maka
               pihaknya akan tetap melakukan penegakan aturan sesuai peraturan perundang-
               undangan yang berlaku.

               "Apabila pengusaha tidak memiliki perjanjian secara tertulis sebagai tanda
               kesepakatan maka pegawai pengawas akan melakukan penegakan pelaksanaan
               pembayaran THR sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,"
               tambahnya.





                                                      Page 264 of 353.
   260   261   262   263   264   265   266   267   268   269   270