Page 272 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 272
Title TIM PAKAR EKONOMI GUGUS TUGAS COVID-19: ANGKA PHK LEBIH TINGGI DARI DATA
PEMERINTAH
Media Name jpnn.com
Pub. Date 12 Mei 2020
Page/URL https://www.jpnn.com/news/tim-pakar-ekonomi-gugus-tugas-covid-19-angka -phk-lebih-
tinggi-dari-data-pemerintah
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Anggota Tim Pakar Ekonomi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Beta
Yulianita Gitaharie menyebut pandemi berefek pada sisi perekonomian rakyat. Tidak
sedikit rakyat yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) selama pandemi
COVID-19.
"Memang perlu kami akui bahwa pandemi ini membawa kepada situasi yang kurang
menguntungkan," kata Beta dalam diskusi yang disiarkan di akun Youtube BNPB
Indonesia, Selasa (12/5).
Data Tim Pakar Ekonomi Gugus Tugas yang diperoleh Kementerian Ketenagakerjaan
Republik Indonesia atau Kemnaker per 20 April 2020, sebanyak dua juta orang
terkena PHK selama pandemi.
"62 persen di antaranya itu ada di sektor formal dan sekitar 26 persen ada di sektor
informal dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah)," ucap Beta.
Namun, kata dia, Tim Pakar Ekonomi Gugus Tugas juga mendapatkan informasi dari
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) yang menyatakan bahwa angka PHK
lebih tinggi dari kepunyaan Kemnaker.
"Ternyata angka ini sudah meningkat, itu sudah tembus di angka 6 juta di sektor
formal, itu berasal dari data Kadin," ucap dia.
Berkaca dari efek ekonomi dari pandemi, kata Beta, pemerintah membuka
kemungkinan memperbolehkan 130 juta pekerja usia produktif untuk beraktivitas di
luar.
Terlebih lagi, pekerja usia produktif yakni usia 31 sampai 45 tahun, ialah kelompok
yang tidak banyak terimbas COVID-19.
Page 271 of 353.

