Page 323 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 323

Title          PEMERINTAH TAMBAH RP56,5 T PULIHKAN EKONOMI AKIBAT CORONA
               Media Name     cnnindonesia.com
               Pub. Date      12 Mei 2020
                              https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200512142913-532-502525/pemerin tah-
               Page/URL
                              tambah-rp565-t-pulihkan-ekonomi-akibat-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Jakarta - Pemerintah berencana menambah belanja non-operasional sebesar Rp56,6
               triliun untuk  pemulihan ekonomi  pada 2021 nanti akibat pandemi  virus corona  .
               Anggaran itu sebesar 55 persen dari belanja nonoperasional dalam APBN 2021.


               "Jadi, pertama untuk pemulihan ekonomi sendiri itu ada kenaikan di belanja non-
               operasional sebesar 55 persen atau Rp56,5 triliun," ungkap Menteri Perencanaan
               Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam  video
               conference  , Selasa (12/5).

               Ia menjabarkan dana itu akan digunakan di sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial
               sebesar Rp15,8 triliun. Kemudian, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp14
               triliun di sektor keamanan dan ketertiban. Selanjutnya, pemerintah menganggarkan
               Rp9,2 triliun untuk pengelolaan negara, lingkungan hidup sebesar Rp1,9 triliun, dan
               lainnya sebesar Rp5,9 triliun. Suharso bilang pemerintah akan mengembangkan
               sejumlah sektor unggulan guna memulihkan ekonomi domestik.


               "Pengembangan industri pariwisata, memperkuat ketahanan pangan, dan akses
               pasar serta usaha kecil menengah (UKM)," terang Suharso.

               Selain itu, belanja non-operasional juga akan digunakan untuk pembangunan
               infrastruktur yang proyeknya berada di bawah arahan Kementerian Perhubungan
               dan Kementerian PUPR. Kemudian, pemerintah juga akan meningkatkan kapasitas
               sumber daya manusia (SDM) di bawah tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan
               Kebudayaan serta Kementerian Ketenagakerjaan.


               "Jadi, ada kenaikan anggaran juga di beberapa kementerian/lembaga yang terkait
               langsung dengan pemulihan ekonomi," tutur Suharso.


               Namun, kementerian/lembaga yang tak terkait dengan program pemulihan ekonomi
               akan dipangkas anggarannya. Hal ini dilakukan karena pemerintah fokus pada
               pemulihan ekonomi terlebih dahulu.


               "Hampir seluruh kementerian/lembaga mungkin akan turun anggarannya, bahkan
               beberapa pagu anggaran tidak naik signifikan," jelasnya.


               (aud/bir).




                                                      Page 322 of 353.
   318   319   320   321   322   323   324   325   326   327   328