Page 327 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 327
Menaker Ida mengatakan hari raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh pada 24 Mei 2020
berbeda dari tahun-tahun sebelumnya lantaran kondisi pandemi Covid-19 yang
berdampak pada perekonomian dan kebijakan Pemerintah.
Meski demikian, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pemberian THR
Keagamaan pada situasi darurat Covid-19 untuk kelangsungan usaha dan
mempertimbangkan kebutuhan pekerja/buruh akan pembayaran THR Keagamaan
yang dituangkan melalui Surat Edaran (SE) Menaker No. M/6/HI.00.01/V/2020
tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2020 Di Perusahaan Pada
Masa Pandemi Covid-19.
"Adanya Posko Pengaduan THR Tahun 2020 diharapkan dapat berjalan sesuai
mekanisme dan ketentuan perundangan dengan tertib dan tercapai kesepakatan
yang dapat memuaskan para pihak yaitu pekerja/buruh dan pengusaha," ujar Ida
Fauziyah.
Ida menegaskan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang
Pengupahan j.o Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi
pekerja/buruh di Perusahaan, pengusaha wajib memberikan THR Keagamaan
kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus
menerus atau lebih.
"Saya ingatkan sekali lagi bahwa THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah
yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh paling lambat 7 hari
sebelum hari raya keagamaan," katanya.
Menteri Ida menyatakan, pengawas Ketenagakerjaan akan mendorong pihak
pengusaha maupun pekerja untuk melakukan dialog untuk pelaksanaan
pembayaran THR Keagamaan sesuai ketentuan.
Page 326 of 353.

