Page 347 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 347

Title          MENAKER MINTA PENGUSAHA AJAK KEMBALI PEGAWAI USAI PANDEMI
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      12 Mei 2020
                              https://republika.co.id/berita/qa85rh428/menaker-minta-pengusaha-ajak- kembali-
               Page/URL
                              pegawai-usai-pandemi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               JAKARTA -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengajak pengusaha
               untuk memperkerjakan kembali para pekerja yang terkena dampak Covid-19 jika
               situasi sudah kembali normal.


               "Kepada seluruh pengusaha apabila dalam kondisi normal saya berharap semua
               pengusaha mengajak kembali teman-teman pekerja dan buruh untuk bersama-sama
               lagi membangun bisnis," kata Menaker Ida dalam konferensi video yang
               dilaksanakan di Jakarta pada Selasa (12/5).

               Ida melihat, kebanyakan pengusaha seperti sektor pariwisata lebih memilih untuk
               merumahkan karyawan dengan alasan tidak mudah mencari tenaga kerja baru. Dia
               menyebutkan beberapa pengusaha juga sudah menyatakan komitmen untuk
               kembali mengajak karyawan yang sudah dirumahkan setelah kondisi kembali
               normal.

               Untuk yang belum berkomitmen melakukan hal yang sama, Menaker Ida kembali
               berpesan untuk melakukan langkah pemanggilan ulang karyawan yang sudah
               dirumahkan. Menurut data terbaru dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker),
               total 1.722.958 pekerja mengalami dampak dari pandemi Covid-19.


               Dari angka tersebut, 1.032.960 adalah pekerja formal yang dirumahkan, 375.165
               pekerja formal mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan 314.833 adalah
               pekerja informal yang terdampak.

               Tidak hanya membuat banyak orang dirumahkan atau terkena PHK, pandemi juga
               berdampak kepada pemberian tunjangan hari raya (THR) yang harus dilakukan
               paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri.


               Menurut Menaker, pengusaha melaporkan banyak perusahaan yang mengalami
               kesulitan keuangan.Hal ini dibuktikan dengan data banyaknya karyawan yang
               dirumahkan berdasarkan laporan kepada Dinas Ketenagakerjaan di berbagai daerah.


               Karena itu, Menaker meneken Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HI.00.01/V/2020
               tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di
               Perusahaan dalam Masa Pandemi COVID-19 pada 6 Mei yang memastikan
               kewajiban pengusaha untuk membayar THR sesuai dengan perundang-undangan.



                                                      Page 346 of 353.
   342   343   344   345   346   347   348   349   350   351   352