Page 351 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 351

Title          OKUPANSI TURUN DRASTIS, MAYORITAS PENGUSAHA HOTEL TAK SANGGUP BAYAR THR
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      12 Mei 2020
                              https://kumparan.com/kumparantravel/okupansi-turun-drastis-mayoritas-p engusaha-
               Page/URL
                              hotel-tak-sanggup-bayar-thr-1tOnS4tI9ik
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive


















               Pandemi membuat tingkat hunian hotel merosot secara drastis. Banyak hotel yang
               akhirnya memilih untuk menelan pil pahit dengan menutup operasional atau mem-
               PHK karyawannya.

               Meski begitu, tetap saja ada hotel yang berusaha untuk 'survive' di tengah masa
               pandemi seperti saat ini. Memutar otak menjual sajian makanan hingga membuat
               paket staycation berupa isolasi mandiri di hotel.

               Namun, cara itu nampaknya belum semuanya membuahkan hasil yang baik. Di
               tengah Lebaran yang kian mendekat, Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran
               Indonesia), Hariyadi Sukamdani, mengatakan bahwa mayoritas pengusaha hotel
               sudah tak mampu membayarkan THR (Tunjangan Hari Raya) bagi karyawannya.


               Menurut perkiraannya, ada sekitar 50 persen pengusaha hotel yang akan menunda
               pembayaran THR hingga akhir tahun mendatang. Ketidakmampuan membayar THR
               ini disebabkan dana (cashflow) yang tidak berputar akibat pandemi.


               "Itu yang kondisinya 'kering'. Sebagian yang punya uang, mungkin cuma memberi
               10 persen, 20 persen, jumlahnya tidak besar, sesuai cashflow mereka," katanya
               ketika dihubungi Antara, Senin (11/5).


               "Kembali lagi ke masalah cashflow perusahaan, kalau punya dana, mereka pasti bisa
               bayarkan walaupun tidak penuh. Kalau sama sekali kering (dananya), itu mau tidak
               mau mereka minta tunda," lanjutnya lagi menjelaskan.


               Hariyadi mengatakan bahwa situasi yang berat seperti saat ini cukup menekan
               dunia usaha, termasuk pendapatan personal. Namun ketika berbicara tentang
               pengusaha, mereka pun tidak bisa benar-benar membantu, karena masa-masa
               seperti sekarang juga membuat aliran dana tersendat.









                                                      Page 350 of 353.
   346   347   348   349   350   351   352   353   354