Page 220 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 JULI 2020
P. 220
Judul Erick Thohir Minta BUMN Buka Lowongan Kerja untuk Difabel
Nama Media suaramerdeka.com
Newstrend Kerjasama Kemenaker dan Kementerian BUMN
Halaman/URL https://www.suaramerdeka.com/news/nasional/236132-erick-thohir-
minta-bumn-buka-lowongan-kerja-untuk-difabel
Jurnalis Murdiyat Moko
Tanggal 2020-07-27 13:10:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri BUMN Erick Thohir menandatangani nota
kesepahaman bersama (MoU) terkait Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja
Penyandang Disabilitas , Rabu (22/7/2020).
Menteri Ida mengatakan MoU ini diteken agar para penyandang disabilitas memperoleh hak-
haknya untuk bekerja atau memperoleh pekerjaan.
ERICK THOHIR MINTA BUMN BUKA LOWONGAN KERJA UNTUK DIFABEL
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meminta BUMN memberikan data dan informasi
lowongan kerja bagi penyandang disabilitas dan menyelenggarakan pelatihan kerja bagi tenaga
kerja penyandang disabilitas untuk meningkatkan kompetensi para difabel.
Permintaan Erick itu setelah Kementerian BUMN meneken Nota Kesepahaman Bersama dengan
Kementerian Ketenagakerjaan mengenai Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja
Penyandang Disabilitas pada BUMN. Kesepakatan tersebut ditandatangani Menteri BUMN, Erick
Thohir dan Menaker, Ida Fauziah di Jakarta pada Rabu (22/7). MoU itu untuk menjamin hak
dan tanggung jawab penyandang disabilitas dari kalangan tenaga kerja yang produktif dan
berkemampuan setara.
Nota Kesepahaman Bersama itu agar kedua kementerian mempunyai komitmen bersama dalam
meningkatkan akses pemenuhan hak pekerja bagi penyandang disabilitas, melalui pelatihan dan
penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas di lingkungan BUMN sesuai dengan
kewenangan masing-masing. Kebijakan itu merupakan wujud tanggung jawab Pemerintah
terhadap tenaga kerja penyandang disabilitas.
"Memberikan kesempatan yang sama terhadap teman-teman berkebutuhan khusus merupakan
amanat Undang-Undang. Sudah menjadi tugas kita sebagai bagian dari Negara untuk hadir
memberikan kesempatan yang sama, memberika affirmative action untuk teman-teman
berkebutuhan khusus," ujar Erick.
219

