Page 962 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 962

"Kami menduga ada titipan dari para kaum kapitalis dengan dalih memerdekakan buruh, namun
              nyatanya berbalik," kata Asep disela aksi.
              Asep mengatakan, salah satu poin yang memberatkan dalam aturan tersebut yakni membuka
              lembaga  outsourching  untuk  mempekerjakan  berbagai  tugas,  termasuk  pekerja  lepas,  dan
              pekerja penuh waktu.

              Menurut Asep, para buruh terancam menjadi pekerja kontrak selamanya dan akan kehilangan
              jaminan  di  masa  tua,  lantaran  dicabut  aturan  kalau  pengusaha  wajib  memberikan  program
              jaminan setelah pensiun.

              "Lebih parahnya, kami terancam kehilangan pekerjaaan," katanya.

              DPR RI dan pemerintah telah menyepakati RUU Cipta Kerja menjadi UU Cipta Kerja. Keputusan
              tersebut dilakukan pada Senin (5/10/2020) dan disaksikan secara virtual melalui kanal YouTube.
              Sebanyak tujuh fraksi menyetujui Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi UU. Fraksi tersebut di
              antaranya, (PDI) Perjuangan, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerindra, Partai Nasional
              Demokrat  (NasDem),  Partai  Kebangkitan  Bangsa  (PKB),  Partai  Amanat  Nasional  (PAN),  dan
              Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

              Sedangkan  dua  fraksi  lainnya,  yakni  Partai  Demokrat  dan  Partai  Keadilan  Sejahtera  (PKS)
              menolak RUU tersebut. Memilih untuk walk out. (K45).

















































                                                           961
   957   958   959   960   961   962   963   964   965   966   967