Page 51 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 FEBRUARI 2019
P. 51

itu. Ketika keberaniannya menggumpal. Dan, pertolongan datang.


               ***



               Rumah di pojok gang 6, RT 15, RW 2, Kelurahan Kota Lama, Kota Malang, itu sudah
               di depan mata Diah. Tapi, campur aduk antara gembira, haru, dan mimpi yang

               seperti mewujud nyata membuatnya limbung.


               Dia pingsan di lorong menuju rumahnya. "Saya bersyukur sekali bisa berkumpul

               kembali dengan keluarga saya dan bertemu anak saya, Eka Anggraneta, yang

               sekarang masih di pesantren," kata anak sulung dari sembilan bersaudara itu

               tentang momen-momen yang sudah sangat dia rindukan selama 12 tahun terakhir.


               Para tetangga terus berdatangan. Terutama terdorong rasa penasaran terhadap

               perempuan yang sempat dianggap hilang oleh keluarga itu.


               Menurut Windy, salah seorang adik Diah, sang kakak pulang sembari membawa

               pulang uang hasil kerjanya. Lewat bantuan KBRI Amman, hak-hak Dian selama

               bekerja akhirnya bisa dipenuhi majikan.


               Dia mendapat gaji selama 12 tahun, yakni USD 9.000 atau sekitar Rp 126 juta

               dengan kurs Rp 14.000. Windy mengatakan, nominal tersebut sebenarnya masih
               belum cukup jika dikalkulasikan dengan masa kerja Diah selama 12 tahun. "Tapi,

               kami tidak bisa menuntut apa pun karena surat perjanjiannya juga sudah hilang,

               tidak ada hitam di atas putih," ujar Windy.


               Diah menuturkan, setelah dirinya berhasil melarikan diri ke KBRI Amman, sang

               majikan datang menemui. Lalu, mengakui segala kecurangan yang telah dilakukan

               di depan pihak KBRI.


               Mulai membatasi untuk keluar rumah, tidak memberikan gaji selama 12 tahun, dan





                                                       Page 50 of 76.
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56