Page 41 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 SEPTEMBER 2021
P. 41
Judul Pemkab Mukomuko butuh payung hukum utamakan pekerja lokal
Nama Media antaranews.com
Newstrend Tenaga Kerja Lokal
Halaman/URL https://www.antaranews.com/berita/2378390/pemkab-mukomuko-
butuh-payung-hukum-utamakan-pekerja-lokal
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-09-08 00:51:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Mukomuko (Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan dan
Tenaga Kerja Kabupaten Mukomuko Juni Kurniadiana) Mukomuko butuh perda tenaga kerja,
arahnya semaksimal mungkin menekan pengangguran dengan mengutamakan tenaga kerja
lokal untuk bekerja di perusahaan daerah ini
negative - Mukomuko (Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan
dan Tenaga Kerja Kabupaten Mukomuko Juni Kurniadiana) sudah lama menjadi wacana bupati
untuk menekan pengangguran di daerah ini
neutral - Mukomuko (Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan dan
Tenaga Kerja Kabupaten Mukomuko Juni Kurniadiana) Kami mendatangkan investor sebanyak
mungkin ke daerah ini, dan keberadaan investor yang membangun perusahaan di daerah ini
diharapkan dapat mengurangi pengangguran di daerah ini
Ringkasan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu membutuhkan payung hukum
untuk mengutamakan tenaga kerja lokal bekerja sesuai keterampilan yang dibutuhkan oleh
perusahaan daerah ini. "Mukomuko butuh perda tenaga kerja, arahnya semaksimal mungkin
menekan pengangguran dengan mengutamakan tenaga kerja lokal untuk bekerja di perusahaan
daerah ini," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan dan
Tenaga Kerja Kabupaten Mukomuko Juni Kurniadiana, di Mukomuko, Selasa.
PEMKAB MUKOMUKO BUTUH PAYUNG HUKUM UTAMAKAN PEKERJA LOKAL
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu membutuhkan payung hukum
untuk mengutamakan tenaga kerja lokal bekerja sesuai keterampilan yang dibutuhkan oleh
perusahaan daerah ini.
40

