Page 136 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 136
Judul Pemda Hadapi Gelombang Penolakan dari Buruh
Nama Media Kompas
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg11
Jurnalis Nik
Tanggal 2021-12-02 04:50:00
Ukuran 228x101mmk
Warna Warna
AD Value Rp 98.040.000
News Value Rp 294.120.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Penetapan upah minimum 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk tahun 2022 merujuk pada
Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021. Dengan persentase kenaikan sebagian besar
kurang dari 1 persen, pekerja menilai penetapan itu tragis.
PEMDA HADAPI GELOMBANG PENOLAKAN DARI BURUH
Penetapan upah minimum 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk tahun 2022 merujuk pada
Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021. Dengan persentase kenaikan sebagian besar
kurang dari 1 persen, pekerja menilai penetapan itu tragis.
Penetapan upah minimum itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 561/39
Tahun 2021. Hanya ada lima daerah dengan kenaikan UMK lebih dari 1 persen dibandingkan
dengan UMK 2021, yakni Kabupaten Sukoharjo (3,10 persen/Rp 60.153), Kota Salatiga (1,28
persen/Rp 27.066), Kota Magelang (1,14 persen/Rp 21.913), Kota Tegal (1,17 persen/Rp
23.180), dan Kota Surakarta (1,09 persen/Rp 21.910). Adapun sisanya, kenaikan UMK di bawah
1 persen.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, upah minimum merupakan batas terendah upah
bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari setahun. Sementara pekerja dengan masa kerja
satu tahun atau lebih menggunakan penghitungan struktur dan skala upah dengan
memperhatikan minimal inflasi 1,28 persen dan pertumbuhan ekonomi 0,97 persen.
"Ketetapan tentang kewajiban perusahaan membuat struktur skala upah kami cantumkan dalam
SK (surat keputusan)," kata Ganjar dalam keterangannya, Rabu (1/12/2021).
Terpisah, Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPS1) Jateng Gideon
Suhartoyo menilai, penetapan kali ini paling tragis. Kendati telah melalui sejumlah pertimbangan,
seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan lainnya, upah minimum provinsi sebesar 0,78 persen
be-nar-benar memilukan.
135

