Page 195 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 195
Judul Buruh Jatim Tolak Penetapan UMK, Buruh Jabar Ancam Mogok
Nama Media rctiplus.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.rctiplus.com/news/detail/nasional/1763129/buruh-jatim-
tolak-penetapan-umk-buruh-jabar-ancam-mogok
Jurnalis Nasional
Tanggal 2021-12-01 23:39:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Ketua DPW FSPMI Jawa Timur, Jazuli, menyatakan pihaknya menyambut baik penetapan Upah
Minimum Kabupaten/ Kota untuk tahun 2022 di wilayah setempat, khusus di wilayah ring 1 Jatim.
Dimana untuk daerah ring 1 Jatim, kenaikkan UMK mencapai Rp 75 ribu, atau sekitar 1,75 persen
dibanding tahun sebelumnya. Penetapan UMK di wilayah ring 1 Jatim tidak berpedoman pada
PP 36/2021 tetang Pengupahan.
BURUH JATIM TOLAK PENETAPAN UMK, BURUH JABAR ANCAM MOGOK
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketua DPW FSPMI Jawa Timur, Jazuli, menyatakan pihaknya
menyambut baik penetapan Upah Minimum Kabupaten/ Kota untuk tahun 2022 di wilayah
setempat, khusus di wilayah ring 1 Jatim. Dimana untuk daerah ring 1 Jatim, kenaikkan UMK
mencapai Rp 75 ribu, atau sekitar 1,75 persen dibanding tahun sebelumnya.
Penetapan UMK di wilayah ring 1 Jatim tidak berpedoman pada PP 36/2021 tetang Pengupahan.
Ia pun merinci kenaikkan UMK, khususnya di wilayah ring 1 Jatim. Surabaya, kata dia, UMK 2022
ditetapkan sebesar Rp. 4.375.479,19, naik sebesar Rp. 75.000 atau 1,74 persen dari tahun
sebelumnya. Kemudian untuk Kabupaten Gresik, UMK 2022 ditetapkan Rp. 4.372.030,51, juga
naik sebesar Rp. 75.000 atau 1,75 persen dari UMK tahun sebelumnya.
Begitu pun di Kabupaten Sidoarjo, dimana UMK 2022 ditetapkan sebesar Rp. 4.368.581,85. Naik
Rp. 75.000 atau 1,75 persen dari tahun sebelumnya. Kemudian untuk Kabupaten Pasuruan UMK
2022 ditetapkan Rp. 4.365.133,19, atau naik Rp. 75.000, sekitar 1,75 persen dari UMK tahun
sebelumnya. Pun di Kabupaten Mojokerto. UMK 2022 ditetapkan Rp. 4.354.787,17, juga naik Rp.
75.000 atau 1,75 persen dari UMK tahun sebelumnya.
"Kami cukup mengapresiasi Gubernur Jawa Timur yang telah memberikan kebijakan khusus
untuk daerah ring 1 keluar dari formulasi PP 36/2021 dan mengabaikan surat edaran Menteri
Ketenagakerjaan yang mewajibkan penetapan UMK 2022 menggunakan formulasi PP 36/2021,"
ujarnya, Rabu (1/12).
194

