Page 209 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 209

Judul               Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan
                                    Gugatan
                Nama Media          solopos.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.solopos.com/sebut-penetapan-umk-2022-jateng-
                                    inkonstitusional-buruh-siapkan-gugatan-
                                    1207544?utm_source=terkini_desktop
                Jurnalis            Imam Yuda Saputra
                Tanggal             2021-12-01 22:28:00
                Ukuran              0

                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif


              Ringkasan

              Keputusan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, dalam penetapan upah minimum
              kabupaten/kota (UMK) 2022 membuat kalangan buruh kecewa. Mereka pun menolak keputusan
              tersebut dan siap mengajukan gugatan. Juru bicara Aliansi Buruh Jateng, Karmanto, menolak
              tegas Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah 561/39 Tahun 2021 tentang UMK 2022 untuk
              35 kabupaten dan kota di Jateng. "Kami menyatakan dengan keras dan tegas menolak atas
              ditetapkannya UMK 2022 tersebut," tegas Karmanto kepada Solopos.com, Rabu (1/12/2021).



              SEBUT PENETAPAN UMK 2022 JATENG INKONSTITUSIONAL, BURUH SIAPKAN
              GUGATAN

              SEMARANG -- Keputusan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, dalam penetapan
              upah  minimum  kabupaten/kota  (UMK)  2022  membuat  kalangan  buruh  kecewa.  Mereka  pun
              menolak keputusan tersebut dan siap mengajukan gugatan.

              Juru bicara Aliansi Buruh Jateng, Karmanto, menolak tegas Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa
              Tengah 561/39 Tahun 2021 tentang UMK 2022 untuk 35 kabupaten dan kota di Jateng. "Kami
              menyatakan dengan keras dan tegas menolak atas ditetapkannya UMK 2022 tersebut," tegas
              Karmanto kepada Solopos.com, Rabu (1/12/2021).

              Pihaknya meminta Gubernur Ganjar segera merevisi keputusan itu. Gubernur harus menaikan
              UMK  2022  Jateng  sebesar  16%,  sesuai  usulan  buruh  yang  telah  disampaikan  kepada  Dinas
              Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng pada 14, 17, dan 29 November.
              Menurut  Karmanto,  UU  No.  11/2020  tentang  Cipta  Kerja  dan  peraturan  turunannya,  PP  No.
              36/2021  tentang  Pengupahan  telah  dinyatakan  Mahkamah  Konstitusi  sebagai  produk
              inkonstitusional.  Dengan  demikian,  pemerintah  harus  menangguhkan  segala  tindakan  atau
              kebijakan yang berasal dari aturan tersebut.



                                                           208
   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214